Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Kementerian HAM dan KPAI Perkuat Pencegahan TPPO dan TPKS Melalui Edukasi Generasi Muda di Sumba

Kementerian HAM dan KPAI Perkuat Pencegahan TPPO dan TPKS Melalui Edukasi Generasi Muda di Sumba

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMBA, suaratimurindonesia.com– Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) melalui kegiatan edukasi kepada generasi muda dalam Youth Camp se-Sumba.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, Komisioner KPAI, Dian Sasmita, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu.

Turut mendampingi Tenaga Ahli Kementerian HAM, Martinus Gabriel Goa dan Tim Teknis Subdirektorat Pengelolaan Pengaduan HAM dan Direktorat Kepatuhan Instansi Pemerintah.

Dalam sambutannya, Munafrizal Manan menegaskan bahwa pencegahan TPPO dan TPKS harus dimulai melalui penguatan kesadaran masyarakat, khususnya anak dan remaja sebagai kelompok yang rentan menjadi korban eksploitasi dan kekerasan.

“Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif. Melalui edukasi sejak dini, generasi muda diharapkan mampu mengenali berbagai modus perdagangan orang dan kekerasan seksual, berani menolak, serta segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana tersebut. Perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam memenuhi hak asasi manusia,” ujar Munafrizal Manan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai bentuk, modus operandi, dampak, serta mekanisme pencegahan dan pelaporan TPPO maupun TPKS.

Edukasi ini diharapkan dapat membangun budaya saling melindungi serta menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, dan menghormati hak asasi manusia.

Youth Camp se-Sumba diikuti oleh sekitar 200 anak dan pelajar dari berbagai kabupaten di Pulau Sumba. Keterlibatan generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencegah TPPO dan TPKS di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPAI, Dian Sasmita, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam membangun sistem perlindungan anak yang kuat.

“Pencegahan TPPO dan TPKS tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, dan anak-anak itu sendiri agar tercipta lingkungan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar Dian Sasmita.

Selain memberikan edukasi kepada peserta Youth Camp, rombongan Kementerian HAM dan KPAI mengunjungi Yayasan Sabana Sumba, Yayasan Donders, dan Yayasan Bianglala Nusantara sebagai lembaga yang selama ini berperan aktif dalam memberikan perlindungan, pendampingan, rehabilitasi, serta pemberdayaan bagi perempuan dan anak korban TPPO dan TPKS di Pulau Sumba.

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM menyampaikan apresiasi atas dedikasi ketiga yayasan tersebut yang telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia bagi kelompok rentan.

Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil dinilai menjadi elemen penting dalam membangun sistem perlindungan korban yang komprehensif dan berkelanjutan.

Kementerian HAM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan KPAI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam mencegah TPPO dan TPKS.

Langkah tersebut sejalan dengan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat penghormatan, perlindungan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran terhadap bahaya TPPO dan TPKS serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk eksploitasi dan kekerasan. (CM)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Telepon Presiden Palestina, Sampaikan Ucapan Idulfitri dan Perkuat Solidaritas

    Presiden Prabowo Telepon Presiden Palestina, Sampaikan Ucapan Idulfitri dan Perkuat Solidaritas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    JAKARTA – STI.COM – Presiden Prabowo Subianto melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam rangka menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 23 Maret 2026. Dalam keterangan tertulis Sekretaris Kabinet, disebutkan bahwa komunikasi tersebut merupakan bagian […]

  • Bersama Rintihan Korban Bencana, Koalisi Masyarakat Flores: Hentikan Proyek Geothermal di Flores-Lembata! photo_camera 1

    Bersama Rintihan Korban Bencana, Koalisi Masyarakat Flores: Hentikan Proyek Geothermal di Flores-Lembata!

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Langit Flores kini diselimuti kabut duka. Pulau Nusa Bunga senandungkan kidung lara. Alam bergejolak dasyat, gempa tektonik hentakkan bumi menghujam nurani tanpa pamrih. Puluhan orang hilang nyawa, ratusan bangunan luluh lantah, ribuan manusia dilanda ketakutan dan kepanikan, memilih bertahan di tenda-tenda pengungsian darurat. Pesan duka mengalir dari segala penjuru bumi. Banyak hari tergerak […]

  • NasDem Peduli: Posko Relawan Julie Laiskodat dan Fian Moa Mesi Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Ende

    NasDem Peduli: Posko Relawan Julie Laiskodat dan Fian Moa Mesi Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Ende

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    ENDE, suaratimurindonesia.com– Berbagai pihak terus menunjukkan sisi kemanusiaan dan solidaritas nyata di tengah situasi bencana gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 di Nagekeo dan sejumlah wilayah pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi WITA. Bentuk solidaritas dan aksi kemanusiaan ditunjukkan oleh Partai NasDem melalui Posko Relawan Julie Laiskodat dan Fian Moa Mesi, dengan […]

  • Putera MBD Kritik Bupati Dalam Persiapan Groundbreaking Migas Masela

    Putera MBD Kritik Bupati Dalam Persiapan Groundbreaking Migas Masela

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kabupaten MBD dinilai Lamban Disaat Persiapan Groundbreaking Migas Masela Jakarta – Tokoh muda Maluku Barat Daya (MBD), Freni Lutruntuhluy menilai Pemerintah Kabupaten MBD lambat dalam menyikapi berbagai dinamika dan perang opini berkaitan dengan persiapan groundbreaking Migas Masela. Pemda dinilai lebih banyak mengurus WTP dan pancuan kuda daripada mengkonsolidasikan elemen rakyat MBD dalam menjemput proyek strategis […]

  • Yayasan STI Respon Wacana Penggabungan Wilayah MBD dan Kepulauan Alor Jadi Provinsi Sendiri

    Yayasan STI Respon Wacana Penggabungan Wilayah MBD dan Kepulauan Alor Jadi Provinsi Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri JAKARTA – Yayasan Suara Timur Indonesia menanggapi adanya wacana yang saat ini berkembang tentang kemungkinan wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dapat digabungkan dengan Kepulauan Alor untuk dijadikan provinsi sendiri, terlepas dari Maluku dan Nusa Tenggara Timur. “Secara historis wilayah yang saat ini menjadi Kabupaten […]

  • Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Bupati Welem Wandik Sikapi Kasus Pembunuhan Alias Papuagen

    Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Bupati Welem Wandik Sikapi Kasus Pembunuhan Alias Papuagen

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Jakarta – Yayasan Suara Timur Indonesia mendesak Bupati Tolikara, Welem Wandik untuk merespon dan membela korban pembunuhan bernama Alias Papuagen alias Korona Penggu pria berusia 19 tahun yang diduga dilakukan aparat Brimob setempat. Koroa Penggu adalah seorang warga sipil yang berasal dari Kampung Kimuggu, Distrik Telenggeme, Kabupaten Tolikara. Ketua Yayasan Suara Timur Indonesia, Martinho de […]

expand_less