Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Dan Kriminal » Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Komnas HAM Segera Lakukan Pemantauan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua Tengah

Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Komnas HAM Segera Lakukan Pemantauan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua Tengah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 391
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Yayasan suara Timur Indonesia merespon peristiwa berdarah yang merenggut nyawa Aparat Pehegak Hukum (APH) dan Rakyat Sipil asli Papua. Kasus ini menurut yayasan ini merupakan pelanggaran hukum dan HAM di Tanah Papua.

Mereka mengurangi, awal kejadian Kasus Dogiyai dengan dugaan kecurigaan masyarakat terhadap pihak keamanan POLRI/TNI terjadi 2 (dua) kali korban tembak masyarakat sipil oleh pihak keamanan, dicurigai pelaku OAP Bripda Juventus Edowai.

Pada tanggal 31 Maret 2026 sekitar jam 09.10 WIT, ditemukan mayat anggota Polisi an. Bripda Juventus Edowai dibacok bagian leher dan lima jari bagian kanan dimutilasi.Lokasi kejadian di Pertigaan Gereja Ebenezer Moanemani.

Setelah evakuasi Jenasah anggota Polisi Bripda Juventus Edowai siang hari menurut kesaksian masyarakat bahwa Gabungan POLRI/TNI terdengar bunyi tembakan mulai bergemuruh di langit Moanemani Kabupaten Dogiyai. Operasi balas dendam atas meninggalnya aparat keamanan berinisial Bripda JE telah menambah deretan panjang korban nyawa dan harta benda kepada Masyarakat Sipil dalam insiden 31 Maret 2026 di Kabupaten Dogiyai.

Menurut pantauan Suara Timur Indonesia, melalui Sekretarisnya Freni Lutruntuhluy, Pasca terjadi tindakan kekerasan terhadap satu orang Aparat Keamanan berinisial JE tanggal 31 Maret 2026 selanjutnya disikapi oleh Aparat Keamanan dengan melakukan Operasi penyisiran disekitar kota dan beberapa tempat di Kabupaten Dogiyai yang telah berdampak pada terganggunya hak hidup dan rasa aman Masyarakat sipil setempat dan bahkan telah menimbulkan korban nyawa dan harta benda dari berbagai pihak Masyarakat sipil yang ada di Kabupaten Dogiyai.

Berdasarkan alat bukti elektronik dalam bentuk foto dan video yang tersebar diberbagai media sosial terlihat ada 4 (empat) orang Masyarakat sipil yang sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah baik yang terlihat didalam dapur milik pribadi maupun dipingiran jalan raya serta tepat diatas aspal yang berinisial AY, EP, ST, dan MY, adapula sopir angkutan yang melarikan diri ke hutan sementara kendaraan mereka terbakar serta adapula Motor Warga yang terbakar.
Adapun Identitas Korban yakni
tanggal 31 Maret 2026 Korban nyawa dan fasilitas kendaraan, antara lain :
a. Korban Jiwa :
1) Bripda Juventus Edowai (Anggota Polisi) bacok leher dan mutilasi lima Jari tangan kanan
2) Angkian Edowai (Masyarakat Sipil) ditembak mati
3) Ester Pigai (Masyarakat Sipil) ditembak mati
4) Sprianus Tibakoto (Masyarakat Sipil) ditembak mati
5) MY Yobe (Masyarakat Sipil) ditembak mati
6) Maikel Waine Luka-luka
7) Yobe Luka-luka
8) Onikel Anou Luka-luka

b. Fasilitas Kendaraan
1) Mobil Hilux 1 buah terbakar
2) Truk 2 buah terbakar
3) Beberapa motor dibakar

4. Lokasi Kejadian : Moanemani Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua Tengah
Menurut informasi Kabupaten Dogiyai masih memanas semua aktivitas terhenti dan sangat mengganggu kenyamanan Perayaan PASKAH.

“Dengan situasi ini, Suara Timur Indonesia merasa Terpanggil nurani kemanusiaan dan dukungan total Tanah Papua ADIL dan DAMAI maka mereka mendesak pertama, mendesak KOMNAS HAM RI segera melakukan pemantauan Ham ke lokasi. Kedua, kami mendesak PRESIDEN RI perintahkan Kapolri dan Panglima TNI segera menindak tegas dan melakukan proses hukum terhadap oknum Anggota Polri dan anggota TNI yang terlibat dalam tragedi Berdarah Papua Tengah. Ketiga, mendesak PRESIDEN RI perintahkan Gubernur Papua Tengah dan Bupati Dogiyai segera mengambil langkah pemenuhan Ham bagi Korban atas kesehatan, atas rasa aman dan pemenuhan Ham Ekosob Masyarakat. Keempat, mendukung upaya Tokoh-tokoh Agama, tokoh-tokoh Adat dan Pembela HAM Papua untuk BELARASA Terhadap KORBAN dan berkolaborasi menegakkan KEADILAN dan menciptakan PERDAMAIAN untuk Tanah Papua Tengah” Kata Ketua Suara Timur Indonesia, Martinho de Sola dan Sekretaris Freni Lutrun di Jakarta Senin 6 April 2026. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putera MBD Kritik Bupati Dalam Persiapan Groundbreaking Migas Masela

    Putera MBD Kritik Bupati Dalam Persiapan Groundbreaking Migas Masela

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kabupaten MBD dinilai Lamban Disaat Persiapan Groundbreaking Migas Masela Jakarta – Tokoh muda Maluku Barat Daya (MBD), Freni Lutruntuhluy menilai Pemerintah Kabupaten MBD lambat dalam menyikapi berbagai dinamika dan perang opini berkaitan dengan persiapan groundbreaking Migas Masela. Pemda dinilai lebih banyak mengurus WTP dan pancuan kuda daripada mengkonsolidasikan elemen rakyat MBD dalam menjemput proyek strategis […]

  • Gubernur NTT Siap Kawal Proses Hukum Kasus Kematian Dokter Icha Pakaenoni

    Gubernur NTT Siap Kawal Proses Hukum Kasus Kematian Dokter Icha Pakaenoni

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KUPANG, suaratimurindonesia.com– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena bersama istri, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, melayat ke rumah duka keluarga dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha di RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Minggu, (28/6/2026). Gubernur Melki menyampaikan ucapan belasungkawa, sekaligus komitmen pemerintah untuk hadir dan mendampingi keluarga almarhumah dokter Icha. “Kami datang […]

  • Kementerian HAM Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dorong Sumba Menjadi Pilot Program Nasional Pencegahan TPPO dan TPKS

    Kementerian HAM Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dorong Sumba Menjadi Pilot Program Nasional Pencegahan TPPO dan TPKS

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sumba Barat – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, bersama Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dian Sasmita, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda […]

  • Bangsa dan Gereja Yang Terluka

    Bangsa dan Gereja Yang Terluka

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Oleh Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman “Siapa yang menembak mati pilot Egon Irawan dan Co-Pilot Baskoro Adi Anggoro pada 11 Februari 2026 di Boven Digul?” Wajah militer Indonesia di Tanah Papua Barat digambarkan dengan jelas dan terang oleh alm. Frans Lieshout, OFM tentang pengalamannya sekitar 62 tahun silam tepatnya pada 1 Mei 1963. “Saya sempat […]

  • Warga Desa Persoalkan Pembangunan Jalan Lapen Desa Kroing

    Warga Desa Persoalkan Pembangunan Jalan Lapen Desa Kroing

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    TIAKUR – Warga Desa Kroing Kecamatan Babar Timur Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mempersoalkan Pembangunan jalan lapen di Desa Kroing Kecamatan Babar Timur. Pasalnya, jalan yang baru saja dibangun ini sudah rusak. Kepala Desa dan Pemuda setempat mempersoalkan jalan ini, namun entah mengapa kontraktor terus menyelesaikan proyek ini. “Proyek itu dibangun dan sempat diprotes ibu […]

  • Pemeriksaan Bupati Kepulauan Aru, Bukti Kejaksaan Tinggi Maluku Tebang Pilih

    Pemeriksaan Bupati Kepulauan Aru, Bukti Kejaksaan Tinggi Maluku Tebang Pilih

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta, STI.com – Pemeriksaan Bupati Kepulauan Aru, Bukti Kejaksaan Tinggi Maluku Tebang Pilih. Demikian hal itu disampaikan Sakarias Damamain kepada awak media di Jakarta pada senin 6 April 2026. Menurut Sakarias, mereka menilai Kejaksaan tinggi Maluku tebang pilih dalam penegakan hukum, Buktinya bupati kabupaten Maluku Barat Daya yang telah dilaporkan berkali-kali oleh masyarakat bahkan didemo berjilid […]

expand_less