Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Dan Kriminal » Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Komnas HAM Segera Lakukan Pemantauan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua Tengah

Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Komnas HAM Segera Lakukan Pemantauan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua Tengah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 523
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Yayasan suara Timur Indonesia merespon peristiwa berdarah yang merenggut nyawa Aparat Pehegak Hukum (APH) dan Rakyat Sipil asli Papua. Kasus ini menurut yayasan ini merupakan pelanggaran hukum dan HAM di Tanah Papua.

Mereka mengurangi, awal kejadian Kasus Dogiyai dengan dugaan kecurigaan masyarakat terhadap pihak keamanan POLRI/TNI terjadi 2 (dua) kali korban tembak masyarakat sipil oleh pihak keamanan, dicurigai pelaku OAP Bripda Juventus Edowai.

Pada tanggal 31 Maret 2026 sekitar jam 09.10 WIT, ditemukan mayat anggota Polisi an. Bripda Juventus Edowai dibacok bagian leher dan lima jari bagian kanan dimutilasi.Lokasi kejadian di Pertigaan Gereja Ebenezer Moanemani.

Setelah evakuasi Jenasah anggota Polisi Bripda Juventus Edowai siang hari menurut kesaksian masyarakat bahwa Gabungan POLRI/TNI terdengar bunyi tembakan mulai bergemuruh di langit Moanemani Kabupaten Dogiyai. Operasi balas dendam atas meninggalnya aparat keamanan berinisial Bripda JE telah menambah deretan panjang korban nyawa dan harta benda kepada Masyarakat Sipil dalam insiden 31 Maret 2026 di Kabupaten Dogiyai.

Menurut pantauan Suara Timur Indonesia, melalui Sekretarisnya Freni Lutruntuhluy, Pasca terjadi tindakan kekerasan terhadap satu orang Aparat Keamanan berinisial JE tanggal 31 Maret 2026 selanjutnya disikapi oleh Aparat Keamanan dengan melakukan Operasi penyisiran disekitar kota dan beberapa tempat di Kabupaten Dogiyai yang telah berdampak pada terganggunya hak hidup dan rasa aman Masyarakat sipil setempat dan bahkan telah menimbulkan korban nyawa dan harta benda dari berbagai pihak Masyarakat sipil yang ada di Kabupaten Dogiyai.

Berdasarkan alat bukti elektronik dalam bentuk foto dan video yang tersebar diberbagai media sosial terlihat ada 4 (empat) orang Masyarakat sipil yang sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah baik yang terlihat didalam dapur milik pribadi maupun dipingiran jalan raya serta tepat diatas aspal yang berinisial AY, EP, ST, dan MY, adapula sopir angkutan yang melarikan diri ke hutan sementara kendaraan mereka terbakar serta adapula Motor Warga yang terbakar.
Adapun Identitas Korban yakni
tanggal 31 Maret 2026 Korban nyawa dan fasilitas kendaraan, antara lain :
a. Korban Jiwa :
1) Bripda Juventus Edowai (Anggota Polisi) bacok leher dan mutilasi lima Jari tangan kanan
2) Angkian Edowai (Masyarakat Sipil) ditembak mati
3) Ester Pigai (Masyarakat Sipil) ditembak mati
4) Sprianus Tibakoto (Masyarakat Sipil) ditembak mati
5) MY Yobe (Masyarakat Sipil) ditembak mati
6) Maikel Waine Luka-luka
7) Yobe Luka-luka
8) Onikel Anou Luka-luka

b. Fasilitas Kendaraan
1) Mobil Hilux 1 buah terbakar
2) Truk 2 buah terbakar
3) Beberapa motor dibakar

4. Lokasi Kejadian : Moanemani Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua Tengah
Menurut informasi Kabupaten Dogiyai masih memanas semua aktivitas terhenti dan sangat mengganggu kenyamanan Perayaan PASKAH.

“Dengan situasi ini, Suara Timur Indonesia merasa Terpanggil nurani kemanusiaan dan dukungan total Tanah Papua ADIL dan DAMAI maka mereka mendesak pertama, mendesak KOMNAS HAM RI segera melakukan pemantauan Ham ke lokasi. Kedua, kami mendesak PRESIDEN RI perintahkan Kapolri dan Panglima TNI segera menindak tegas dan melakukan proses hukum terhadap oknum Anggota Polri dan anggota TNI yang terlibat dalam tragedi Berdarah Papua Tengah. Ketiga, mendesak PRESIDEN RI perintahkan Gubernur Papua Tengah dan Bupati Dogiyai segera mengambil langkah pemenuhan Ham bagi Korban atas kesehatan, atas rasa aman dan pemenuhan Ham Ekosob Masyarakat. Keempat, mendukung upaya Tokoh-tokoh Agama, tokoh-tokoh Adat dan Pembela HAM Papua untuk BELARASA Terhadap KORBAN dan berkolaborasi menegakkan KEADILAN dan menciptakan PERDAMAIAN untuk Tanah Papua Tengah” Kata Ketua Suara Timur Indonesia, Martinho de Sola dan Sekretaris Freni Lutrun di Jakarta Senin 6 April 2026. (*)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOMPAK Indonesia Desak Pengungkapan Orang Kuat Di Balik Korupsi Eks Jampidsus, hingga Ungkit Dugaan Kasus-Kasus Kakap di NTT saat Febrie Adriansyah Menjabat Kajati

    KOMPAK Indonesia Desak Pengungkapan Orang Kuat Di Balik Korupsi Eks Jampidsus, hingga Ungkit Dugaan Kasus-Kasus Kakap di NTT saat Febrie Adriansyah Menjabat Kajati

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaraindonesiatimur.com– Skandal korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dinilai sebagai potret nyata kejahatan struktural yang merambat dari hulu ekstraksi sumber daya alam hingga bermuara pada krisis penegakan hukum di Indonesia. Penuntasan kasus ini harus diungkap sejak hulu hingga hilir, di sisi lain kasus ini dibongkar tidak saja aktor lapangan […]

  • Gapoktan Tabur Tuai dan Tim Mitra Siap Wujudkan Merauke jadi Lumbung Pangan

    Gapoktan Tabur Tuai dan Tim Mitra Siap Wujudkan Merauke jadi Lumbung Pangan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MERAUKE, suaratimurindonesia.com– Segenap petani dari beberapa kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Tabur Tuai” bersama segenap tim mitra, berkomitmen untuk menjadikan Merauke sebagai lumbung pangan di Provinsi Papua Selatan. Komitmen tersebut dibuktikan dengan kegiatan penanaman selama beberapa hari sejak penanaman perdana pada Rabu (17/6/2026) lalu. Penanaman itu dilakukan oleh anggota team Mitra […]

  • Presiden AMMAN Flobamora: Singkirkan Para Benalu dan Penjilat yang Ada di Lingkaran Kekuasaan

    Presiden AMMAN Flobamora: Singkirkan Para Benalu dan Penjilat yang Ada di Lingkaran Kekuasaan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Bapak Presiden Prabowo adalah pemimpin yang menurut keyakinan saya adalah sosok seorang pemimpin yang tulus, berniat baik ingin membangun bangsa ini. Beliau telah melewati berbagai fase dalam hidupnya dan kini beliau mendedikasikan hidup, tenaga, pikiran, serta pengalamannya untuk kepentingan dan kemajuan Bangsa Indonesia. Beliau tentu tidak akan bisa bekerja sendiri, beliau harus didukung […]

  • KOMPAK Indonesia Dukung Kejagung Berantas Korupsi di PEMKOT Bekasi dan Blok Migas Jatinegara yang Sudah Dilaporkan ke KPK

    KOMPAK Indonesia Dukung Kejagung Berantas Korupsi di PEMKOT Bekasi dan Blok Migas Jatinegara yang Sudah Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Pusat pemerintahan Kota Bekasi diguncang aksi penggeledahan mendadak dan senyap oleh Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia. Operasi maraton yang menyasar instansi-instansi kunci pemungut pendapatan daerah hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini menyisakan suasana mencekam di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sejak pagi hingga sore hari, penyidik Korps Adhyaksa menyisir ruangan […]

  • PIAR-JarNas NTT Pertanyakan Bukti BP3MI soal Kematian PMI Chaterine Rohi

    PIAR-JarNas NTT Pertanyakan Bukti BP3MI soal Kematian PMI Chaterine Rohi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    KUPANG, suaratimurindonesia.com– Pengembangan Inisiatif dan Advokasi Rakyat Nusa Tenggara Timur (PIAR-NTT) melayangkan pengaduan resmi terkait dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pemalsuan dokumen anak di bawah umur, serta misteri kematian Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Kupang, almarhumah Catherine Septiani Rohi. Pengaduan tersebut ditujukan kepada Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT), Kepala Balai […]

  • Kejagung: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

    Kejagung: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Febrie Adriansyah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung pada Sabtu (11/7/2026). “Pada hari ini, Sabtu 11 Juli 2026, Bapak Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menerima pengunduran diri Bapak Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus,” kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna melansir […]

expand_less