Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Kementerian HAM dan KPAI Perkuat Pencegahan TPPO dan TPKS Melalui Edukasi Generasi Muda di Sumba

Kementerian HAM dan KPAI Perkuat Pencegahan TPPO dan TPKS Melalui Edukasi Generasi Muda di Sumba

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMBA, suaratimurindonesia.com– Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) melalui kegiatan edukasi kepada generasi muda dalam Youth Camp se-Sumba.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, Komisioner KPAI, Dian Sasmita, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu.

Turut mendampingi Tenaga Ahli Kementerian HAM, Martinus Gabriel Goa dan Tim Teknis Subdirektorat Pengelolaan Pengaduan HAM dan Direktorat Kepatuhan Instansi Pemerintah.

Dalam sambutannya, Munafrizal Manan menegaskan bahwa pencegahan TPPO dan TPKS harus dimulai melalui penguatan kesadaran masyarakat, khususnya anak dan remaja sebagai kelompok yang rentan menjadi korban eksploitasi dan kekerasan.

“Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif. Melalui edukasi sejak dini, generasi muda diharapkan mampu mengenali berbagai modus perdagangan orang dan kekerasan seksual, berani menolak, serta segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana tersebut. Perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam memenuhi hak asasi manusia,” ujar Munafrizal Manan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai bentuk, modus operandi, dampak, serta mekanisme pencegahan dan pelaporan TPPO maupun TPKS.

Edukasi ini diharapkan dapat membangun budaya saling melindungi serta menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, dan menghormati hak asasi manusia.

Youth Camp se-Sumba diikuti oleh sekitar 200 anak dan pelajar dari berbagai kabupaten di Pulau Sumba. Keterlibatan generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencegah TPPO dan TPKS di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPAI, Dian Sasmita, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam membangun sistem perlindungan anak yang kuat.

“Pencegahan TPPO dan TPKS tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, dan anak-anak itu sendiri agar tercipta lingkungan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar Dian Sasmita.

Selain memberikan edukasi kepada peserta Youth Camp, rombongan Kementerian HAM dan KPAI mengunjungi Yayasan Sabana Sumba, Yayasan Donders, dan Yayasan Bianglala Nusantara sebagai lembaga yang selama ini berperan aktif dalam memberikan perlindungan, pendampingan, rehabilitasi, serta pemberdayaan bagi perempuan dan anak korban TPPO dan TPKS di Pulau Sumba.

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM menyampaikan apresiasi atas dedikasi ketiga yayasan tersebut yang telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia bagi kelompok rentan.

Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil dinilai menjadi elemen penting dalam membangun sistem perlindungan korban yang komprehensif dan berkelanjutan.

Kementerian HAM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan KPAI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam mencegah TPPO dan TPKS.

Langkah tersebut sejalan dengan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat penghormatan, perlindungan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran terhadap bahaya TPPO dan TPKS serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk eksploitasi dan kekerasan. (CM)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMKRI Timika Kumpulkan Rp 24 Juta untuk Korban Bencana Flores, Juita: Terima Kasih Warga Mimika

    PMKRI Timika Kumpulkan Rp 24 Juta untuk Korban Bencana Flores, Juita: Terima Kasih Warga Mimika

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    TIMIKA, suaratimurindonesia.com– Pengurus dan Anggota Perhimpunan Mahasiwa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santa Theresia Cabang Timika, Papua Tengah, pada Minggu-Senin (16-17/8/2026) menggelar aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana untuk membantu warga terdampak gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi penggalangan dana hari pertama dilakukan di lampu merah Budi Utomo, depan Timika Mall dan area Katedral […]

  • PADMA Indonesia: Flores Bukan Wilayah Darurat Militer! Negara Wajib Hadir Melindungi HAM Warganya!

    PADMA Indonesia: Flores Bukan Wilayah Darurat Militer! Negara Wajib Hadir Melindungi HAM Warganya!

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com-– Lembaga Advokasi hukum dan HAM, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia mengutuk keras gelombang militerisasi, intimidasi, pematokan sepihak, dan ancaman penggusuran paksa yang mencengkeram warga Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencana penguasaan lahan pertanian produktif milik warga demi pembangunan fasilitas militer Yonif TP 834/Wakanga Mere […]

  • Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Komnas HAM Segera Lakukan Pemantauan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua Tengah

    Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Komnas HAM Segera Lakukan Pemantauan Dugaan Pelanggaran HAM di Papua Tengah

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    JAKARTA – Yayasan suara Timur Indonesia merespon peristiwa berdarah yang merenggut nyawa Aparat Pehegak Hukum (APH) dan Rakyat Sipil asli Papua. Kasus ini menurut yayasan ini merupakan pelanggaran hukum dan HAM di Tanah Papua. Mereka mengurangi, awal kejadian Kasus Dogiyai dengan dugaan kecurigaan masyarakat terhadap pihak keamanan POLRI/TNI terjadi 2 (dua) kali korban tembak masyarakat […]

  • YKKMP Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Keamanan di Papua demi Perlindungan Masyarakat Sipil dan Penghormatan Hukum Humaniter Internasional

    YKKMP Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Keamanan di Papua demi Perlindungan Masyarakat Sipil dan Penghormatan Hukum Humaniter Internasional

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    WAMENA, suaratimurindonesia.com– Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) menyampaikan keprihatinan yang mendalam sekaligus belasungkawa kepada seluruh keluarga korban atas terus berulangnya kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dalam konflik bersenjata di Papua. Konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun tidak hanya menimbulkan korban dari kalangan aparat keamanan maupun kelompok bersenjata, tetapi juga menyebabkan penderitaan […]

  • Genjot Produktivitas Pertanian di Ende, TMI Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan di Kelimutu

    Genjot Produktivitas Pertanian di Ende, TMI Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan di Kelimutu

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    ENDE, suaratimurindonesia.com– Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI) terus berkomitmen memperkuat struktur internal hingga ke daerah-daerah, serta terlibat aktif dalam meningkatkan sektor pertanian di Indonesia, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejauh ini, TMI telah mendukung peningkatan sektor pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di sejumlah daerah di NTT guna […]

  • Terus Bergerak di Hari Ketiga, Tim JHL Foundation Salurkan Bantuan ke Dua Desa di Manggarai

    Terus Bergerak di Hari Ketiga, Tim JHL Foundation Salurkan Bantuan ke Dua Desa di Manggarai

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MANGGARAI, suaratimurindonesia.com– Memasuki hari ketiga penyaluran bantuan kemanusiaan di Flores, Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) kembali bergerak langsung menyambangi masyarakat terdampak gempa. Kali ini, bantuan disalurkan kepada warga di Desa Welong dan Desa Ranggi, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8/2026). Sebanyak 50 paket bantuan sandang dan pangan disalurkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut […]

expand_less