Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Apresiasi Bupati Spei Konsisten Berpihak Terhadap Keberlanjutan Alam Papua

Apresiasi Bupati Spei Konsisten Berpihak Terhadap Keberlanjutan Alam Papua

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 531
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Yayasan Suara Timur Indonesia (STI) salah satu Lembaga yang selama ini konsisten melihat berbagai masalah social di Indonesia Timur ini menilai Langkah Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana untuk memastikan regulasi yang berpihak kepada rakyat khususnya mengikat budaya dan alam Papua di dalam kepentingan Pembangunan dianggap sebagai salah satu terobosan yang patut menjadi contoh bagi kepala daerah lain di Indonesia khususnya Papua.

“Beberapa waktu lalu beliau Bupati Spei Yan Bidana ikut dalam Pertemuan International Flora Malesiana Symposium dan International Nature-Based Climate Solutions Conference yang berlangsung di Manokwari, itu cukup memberi alasan yang bagaimana belau ingin agar konsep membangun Papua tidak harus merugikan aspek lain seperti ancaman terhadap sumber daya yang berada di alam Papua itu. Ini juga sudah dibuktikan Ketika Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang bersama Komunitas local menggelar Konsultasi Publik dan Verifikasi Pemetaan Wilayah Adat menghadirkan verifikator independent, dan menjadi langkah penting dalam mempertegas identitas masyarakat dalam memastikan batas wilayah adat sebagai dasar hukum masa depan”, kata Gabriel kepada media ini di Jakarta senin (23/03/2026).

Dia menjelaskan, bahwa Langkah seperti ini sebenarnya baru pertama kali dilakukan Bupati Spei Yan Bidana, meskipun secara politik bisa saja berbeda Haluan dengan pihak-pihak lain, namun esensinya menyentuh langsung kepentingan Papa masa yang akan datang.

“Beberapa hal yang kita lihat adalah ketika beliau secara tegas menyatakan jangan merusak alam Papua meskipun alasannya untuk membangun. Artinya, bukan berarti tidak membangun, tetapi itu sebenarnya warning bahwa pembangunan berjalan dengan pendekatan budaya dan menjaga alam itu factor utama”, begitu kata Gabriel.

Gabriel juga memberi contoh bahwa justru yang dilakukan Bupati Spei Bidana tersebut menjawab tantangan dunia yang semakin memprihatinkan, dimana ancaman terjadi kapan saja dan dimana saja, krisis ekonomi global yang sedang terjadi di dunia memberikan peringatan kepada Indonesia untuk harus konsisten menjaga potensi alam yang dimiliki untuk masa depan generasi selanjutnya.

“Kami dari Yayasan Suara Timur Indonesia berharap pemimpin lain tidak saja di Papua harus mengikuti contoh yang sudah dilakukan Bupati Pegunungan Bintang”. (team)

 

 

 

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sakarias Damamain Sebut Pejabat Korupsi 8.5 Milyar Dilindungi VVIP

    Sakarias Damamain Sebut Pejabat Korupsi 8.5 Milyar Dilindungi VVIP

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Bukan Pejabat Korupsi 1.5 Milyar Dipenjara Tapi Korupsi 8.5 Milyar Dilindungi VVIP. JAKARTA , STI.com– Tokoh Maluku Barat Daya (MBD), Sakarias Damamain mengungkapkan Bupati MBD Benjamin Thomas Noach, sebagai terduga korupsi dana penyertaan modal Pemerintah Kabupaten MBD pada perusahaan Daerah PT. Kalwedo sudah seharusnya diambil Langkah tegas penegak hukum. Pasalnya, kasus ini terbilang lama padahal […]

  • PADMA Indonesia Desak Polri Jangan Tutup Jejak TPPO Dalam Kasus Chatrine Rohi

    PADMA Indonesia Desak Polri Jangan Tutup Jejak TPPO Dalam Kasus Chatrine Rohi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, IndonesiaSatu.co– Lembaga Hukum dan HAM, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia mendesak Polda Nusa Tenggara Timur bersama Bareskrim Polri mengusut tuntas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam kasus Chatrine Septiani Rohi, pekerja migran Indonesia asal Kota Kupang yang meninggal dunia di Malaysia. Dalam rilis kepada media ini, Senin (31/8/2026) PADMA menilai […]

  • Bersama Rintihan Korban Bencana, Koalisi Masyarakat Flores: Hentikan Proyek Geothermal di Flores-Lembata! photo_camera 1

    Bersama Rintihan Korban Bencana, Koalisi Masyarakat Flores: Hentikan Proyek Geothermal di Flores-Lembata!

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Langit Flores kini diselimuti kabut duka. Pulau Nusa Bunga senandungkan kidung lara. Alam bergejolak dasyat, gempa tektonik hentakkan bumi menghujam nurani tanpa pamrih. Puluhan orang hilang nyawa, ratusan bangunan luluh lantah, ribuan manusia dilanda ketakutan dan kepanikan, memilih bertahan di tenda-tenda pengungsian darurat. Pesan duka mengalir dari segala penjuru bumi. Banyak hari tergerak […]

  • Ingatkan SKK Migas soal Kesepakatan Yang Pernah Dibuat Bersama Pemda MBD

    Ingatkan SKK Migas soal Kesepakatan Yang Pernah Dibuat Bersama Pemda MBD

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    JAKARTA, STI.com – Sekretaris Yayasan Suara Timur Indonesia (STI), Freni Lutruntuhluy mengingatkan pemerintah pusat tentang hasil kesepakatan yang pernah dibuat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Pemda Maluku Barat Daya yang pernah dibuat pada kepemimpinan Barnabas N. Orno. Pasalnya, rencana ekspolarasi Migas Masela dengan SKK Migas Sebagai […]

  • Kembangkan Pertanian Organik, Yayasan Tananua Flores Dampingi Poktan Kotaboba Kobaleba

    Kembangkan Pertanian Organik, Yayasan Tananua Flores Dampingi Poktan Kotaboba Kobaleba

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    ENDE, suaratimurindonesia.com– Yayasan Tananua Flores mendampingi kelompok tani (poktan) Kotaboba di Desa Kobaleba, Kecamatam Maukaro, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Disaksikan media ini di lokasi kegiatan, Senin (22/6/2026), dua staf lapangan Tananua Flores, Yulianus Soter Papu Rega, S.AP dan Maksiaius P. A. Sando, tampak mendampingi anggota kelompok saat proses pembuatan pupuk organik dengan bahan-bahan […]

  • Kerja Keras Menteri HAM Berbuah Manis, Kanwil Jateng-DIY Sukses Selamatkan Hak Petani dan Proteksi Anak dari Perundungan

    Kerja Keras Menteri HAM Berbuah Manis, Kanwil Jateng-DIY Sukses Selamatkan Hak Petani dan Proteksi Anak dari Perundungan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com-– Melanjutkan instruksi langsung Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengenai urgensi penanganan responsif terhadap segala bentuk pelanggaran hak masyarakat di daerah, Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Tengah Wilayah Kerja DIY secara resmi melaporkan keberhasilan penuntasan tiga kasus aduan krusial Penuntasan itu mencakup perlindungan anak, hak ekonomi-sosial petani, hingga jaminan kesehatan dalam program […]

expand_less