Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kembangkan Pertanian Organik, Yayasan Tananua Flores Dampingi Poktan Kotaboba Kobaleba

Kembangkan Pertanian Organik, Yayasan Tananua Flores Dampingi Poktan Kotaboba Kobaleba

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENDE, suaratimurindonesia.com– Yayasan Tananua Flores mendampingi kelompok tani (poktan) Kotaboba di Desa Kobaleba, Kecamatam Maukaro, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Disaksikan media ini di lokasi kegiatan, Senin (22/6/2026), dua staf lapangan Tananua Flores, Yulianus Soter Papu Rega, S.AP dan Maksiaius P. A. Sando, tampak mendampingi anggota kelompok saat proses pembuatan pupuk organik dengan bahan-bahan organik seperti batang dan daun pisang, daun gamal, daun lamtoro, kotoran sapi, dedak, daun kirinyu, pupuk organik padat.

Yulianus Soter Papu Rega, menjelaskan bahwa bahan-bahan organik tersebut dicincang dan dicampur, kemudian dicampur dengan cairan promi.

“Cairan promo ini berfungsi untuk proses pelapukan bahan-bahan organik tadi. Proses pelapukan terjadi selama 3 minggu hingga 1 bulan untuk selanjutnya dapat digunakan,” jelas Soter.

Maksiaius P. A. Sando menambahkan bahwa manfaat pupuk organik bisa digunakan untuk semua jenis tanaman, baik holtikultura, komoditi, maupun kayu-kayuan.

“Saat musim kemarau, pupuk organik ini bisa membantu kelembapan tanah, memperbaiki unsur hara tanah yang rusak, serta menjaga tekstur tanah untuk jangka panjang,” jelas staf yang akrab disapa Bojan itu.

Bojan mengaku, saat ini Yayasan Tananua Flores sedang mendampingi 4 poktan dan 1 kelompok Dasawisma di Desa Kobaleba.

“Yayasan Tananua Flores berkomitmen untuk terus membantu dan mendampingi para petani dalam memberdayakan potensi yang ada melalui bahan-bahan organik ramah lingkungan namun membawa manfaat untuk tanaman dan para petani,” kata Bojan.

Pengalaman Berharga

Ketua kelompok tani Kotaboba, Ignasius Satu, mengaku sangat bersyukur mendapat pengetahuan, pengalaman, serta pendampingan dari Yayasan Tananua Flores.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan, pendampingnan hingga praktik langsung di lapangan. Bagi kami ini pengetahuan dan pengalaman yang sangat berharga,” ungkap Ignasius.

Anggota kelompok tani, Maximus Manek mengaku proses pengolahan pupuk organik masih dilakukan secara manual dan tradisional.

“Kami memulai proses ini secara manual dan tradisional. Semoga ke depan kami mendapat bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa mesin pencacah untuk mendukung proses pembuatan pupuk organik,” harap Max.

Adapun jenis tanaman yang sedang dikembangkan yang jenis tanaman komoditi (kakao) dan jenis tanaman holtikultura.

Para anggota kelompok tampak antusias dan berpartisipasi aktif selama proses pembuatan pupuk organik tersebut, termasuk menyiapkan tempat persemaian dan perawatan bibit holtikultura.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Susulan Masih Terjadi, Gubernur NTT Perpanjang Masa Tanggap Darurat Gempa Hingga 12 September 2026

    Gempa Susulan Masih Terjadi, Gubernur NTT Perpanjang Masa Tanggap Darurat Gempa Hingga 12 September 2026

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    ENDE, suaratimurindonesia.com– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memperpanjang masa tanggap darurat penanganan gempa bumi Flores selama 14 hari, terhitung mulai 29 Agustus hingga 12 September 2026. Keputusan tersebut diambil Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena setelah menggelar rapat koordinasi penanganan tanggap darurat gempa Flores di Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Ende, Kamis (27/8/2026) malam. Rapat […]

  • PADMA Indonesia Desak Polri Jangan Tutup Jejak TPPO Dalam Kasus Chatrine Rohi

    PADMA Indonesia Desak Polri Jangan Tutup Jejak TPPO Dalam Kasus Chatrine Rohi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    JAKARTA, IndonesiaSatu.co– Lembaga Hukum dan HAM, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia mendesak Polda Nusa Tenggara Timur bersama Bareskrim Polri mengusut tuntas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam kasus Chatrine Septiani Rohi, pekerja migran Indonesia asal Kota Kupang yang meninggal dunia di Malaysia. Dalam rilis kepada media ini, Senin (31/8/2026) PADMA menilai […]

  • Presiden Prabowo Telepon Presiden Palestina, Sampaikan Ucapan Idulfitri dan Perkuat Solidaritas

    Presiden Prabowo Telepon Presiden Palestina, Sampaikan Ucapan Idulfitri dan Perkuat Solidaritas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    JAKARTA – STI.COM – Presiden Prabowo Subianto melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam rangka menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 23 Maret 2026. Dalam keterangan tertulis Sekretaris Kabinet, disebutkan bahwa komunikasi tersebut merupakan bagian […]

  • Terus Bergerak di Hari Ketiga, Tim JHL Foundation Salurkan Bantuan ke Dua Desa di Manggarai

    Terus Bergerak di Hari Ketiga, Tim JHL Foundation Salurkan Bantuan ke Dua Desa di Manggarai

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MANGGARAI, suaratimurindonesia.com– Memasuki hari ketiga penyaluran bantuan kemanusiaan di Flores, Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) kembali bergerak langsung menyambangi masyarakat terdampak gempa. Kali ini, bantuan disalurkan kepada warga di Desa Welong dan Desa Ranggi, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8/2026). Sebanyak 50 paket bantuan sandang dan pangan disalurkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut […]

  • KOMPAK Indonesia Desak KPK RI Segera Proses Hukum Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

    KOMPAK Indonesia Desak KPK RI Segera Proses Hukum Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Korupsi adalah kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) masuk kategori pelanggaran HAM Berat. Dalam Asta Cita Satu Presiden Prabowo jelas memperkokoh Pancasila, Demokrasi dan HAM. Presiden Prabowo juga dengan tegas mengatakan akan mengejar para koruptor hingga ke Antartika, ternyata di Antar kita Kabinet Merah Putih berkeliaran ‘tikus-tikus got’ koruptor berjamaah yang sudah sumpah […]

  • Tren Kekerasan di Papua Meningkat Sejak 2025, Puluhan Warga Sipil Jadi Korban

    Tren Kekerasan di Papua Meningkat Sejak 2025, Puluhan Warga Sipil Jadi Korban

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BOGOR, suaratimurindonesia.com– Dinamika keamanan di Papua menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dengan meningkatnya angka kekerasan dan korban jiwa. Berdasarkan data empiris yang dipaparkan dalam Rakor Kementerian HAM di Bogor 11-14 Juli 2026 dimana eskalasi konflik belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan. Situasi ini menjadi dasar mendesak bagi pemerintah untuk segera merumuskan rekomendasi kebijakan yang berbasis data […]

expand_less