Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lintas Daerah » Yayasan STI Respon Wacana Penggabungan Wilayah MBD dan Kepulauan Alor Jadi Provinsi Sendiri

Yayasan STI Respon Wacana Penggabungan Wilayah MBD dan Kepulauan Alor Jadi Provinsi Sendiri

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
  • visibility 262
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

JAKARTA – Yayasan Suara Timur Indonesia menanggapi adanya wacana yang saat ini berkembang tentang kemungkinan wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dapat digabungkan dengan Kepulauan Alor untuk dijadikan provinsi sendiri, terlepas dari Maluku dan Nusa Tenggara Timur.

ketua Yayasan Suara Timur Indonesia. (foto-net)

“Secara historis wilayah yang saat ini menjadi Kabupaten Maluku Barat Daya pernah berada dalam wilayah administratif yang sama dengan Timor di masa penjajahan Belanda. Pada awal abad ke-19, tepatnya pada tahun 1819, wilayah administratif Keresidenan Timor dan Dependensi (Residentie Timor en Onderhoorigheden) dibentuk dan dipisahkan dari Kegubernuran Maluku (Gouvernement der Molukken). Keresidenan ini berpusat di Kupang dan membawahi berbagai pulau di sebelah timur Lombok, termasuk wilayah Kepulauan Maluku Barat Daya seperti Pulau Wetar, Kisar, dan sekitarnya”, ungkap Tokoh NTT, Gabriel Goa dan Tokoh muda Maluku Barat Daya, Freni Lutrun yang juga sebagai pimpinan di Yayasan Suara Timur Indonesia.

Menurut Gabriel Goa dan Freni Lutrun, hubungan administrasi ini pernah bertahan hingga dilakukan reorganisasi pemerintahan kolonial. Pada reorganisasi besar di tahun 1865, wilayah Keresidenan Amboina (Maluku) digabungkan dan dipusatkan di Ambon, sehingga wilayah Maluku Barat Daya dikembalikan menjadi bagian dari lingkup administratif Maluku dan terpisah dari Keresidenan Timor.

Menurut Freni Lutrun, secara politis sejak era kemerdekaan hingga saat ini, wilayah tersebut sepenuhnya menjadi bagian dari Provinsi Maluku dan dimekarkan menjadi kabupaten sendiri pada tahun 2008 menjadi Kabupaten Maluku Barat Daya terpisah dari Kabuptan Maluku tenggara Barat (MTB) pada masa itu di Saumlaki.

Sekretaris Yayasan Suara Timur Indonesia, Freni Lutruntuhluy

“Bahwa ini baru sebatas wacana, tetapi barangkali kalau dari hubungan budaya, ada hubungan yang begitu kental antara Kepulauan MBD sampai ke Alor maupun ke Timor Kupang, hubungan itu terjalin tidak saja alasan sejarah, melainkan ada ketergantungan satu dengan lainnya dalam berbagai kepentingan bisnis dan kehidupan masyarakat di wilayah ini. Timor Lestepun menjadi bagian pada masa itu tetapi kami belum membicarakannya”, ungkap Kedua pemimpin Yayasan Suara Timur Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta pada sabtu (11/7/2026).

Menurut Gabriel Goa dan Freni Lutruntuhluy, pihak Yayasan merespon wacana ini sebagai sesuatu yang sangat penting dalam rangka mempercepat pembangunan di wilayah Kepulauan Maluku Barat Daya maupun Kepulauan Alor dan sekitarnya. Di dua wilayah ini, menjadi beranda NKRI yang berbatasan dengan dua negara tetangga Australia dan Timor Leste, namun pembangunan nasional tidak begitu menyentuh wilayah ini secara baik.

“Inilah alasannya mengapa wacana itu menjadi sangat kuat karena alasan rentang kendali pemerintahan yang jauh dari Ambon sebagai Ibukota Provinsinya MBD, maupun Kupang yang menjadi ibukotanya Alor. Sama-sama jarak jauh dan membuang waktu, tenaga dan biaya yang tinggi sampai ke ibukota provinsi di AMbon maupun ke Kupang. Ini fakta bukan kami mengarang, tegasnya. (team)

 

 

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GEREJA KEMAH INJIL di Tanah Papua Tulis SURAT GEMBALA untuk Sekretaris PBB

    GEREJA KEMAH INJIL di Tanah Papua Tulis SURAT GEMBALA untuk Sekretaris PBB

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kepada Tuan Antonio Gutterez Sekretaris Perserikatan Bangsa-Bangsa “SELAMATKAN ORANG ASLI PAPUA DARI KEJAHATAN KEMANUSIAAN (GENOCID, ECOCIDA) DAN KERUSAKAN HUTAN ADAT ORANG ASLI PAPUA DARI PROYEK STRATEGIS NASIONAL (PSN) DI MERAUKE DAN 25.000 Ha KARHUTLA DI TANAH PAPUA” PAPUA, suaratimurindonesia.com– Tanah Papua yang dianeksasi negara Kesatuan Republik Indonesia sejak tahun 1969 melalui act of Free Choice […]

  • Warga Lapas Bisa Dilibatkan Dalam Program Makan Bergizi Gratis

    Warga Lapas Bisa Dilibatkan Dalam Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Cianjur, STI.com – Kementerian HAM Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Lapas Cianjur. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan layanan terbaik bagi warga binaan lapas, Salah satu yang dilihat KemenHAM adalah aspek layanan makanan yang harus layak sebagai bentuk pemanuhan hak asasi manusia sebagai warga negara. Kedatangan Tim Kementerian HAM yang dipimpin Martinus Gabriel Goa selaku […]

  • PADMA Indonesia: Negara Harus Bertanggung Jawab Usut Tuntas Kasus Samboga dan Hentikan Krisis Kemanusiaan di Papua

    PADMA Indonesia: Negara Harus Bertanggung Jawab Usut Tuntas Kasus Samboga dan Hentikan Krisis Kemanusiaan di Papua

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Lembaga Hukum dan HAM, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam atas dugaan penembakan terhadap warga sipil Orang Asli Papua (OAP) di Kampung Samboga, Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada 18 September 2026 lalu. PADMA Indonesia mengutuk keras setiap tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil, siapa pun […]

  • Warga Desa Persoalkan Pembangunan Jalan Lapen Desa Kroing

    Warga Desa Persoalkan Pembangunan Jalan Lapen Desa Kroing

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    TIAKUR – Warga Desa Kroing Kecamatan Babar Timur Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mempersoalkan Pembangunan jalan lapen di Desa Kroing Kecamatan Babar Timur. Pasalnya, jalan yang baru saja dibangun ini sudah rusak. Kepala Desa dan Pemuda setempat mempersoalkan jalan ini, namun entah mengapa kontraktor terus menyelesaikan proyek ini. “Proyek itu dibangun dan sempat diprotes ibu […]

  • Gubernur Melki Resmi Lantik Fransiskus Sales Sodo jadi Sekda NTT

    Gubernur Melki Resmi Lantik Fransiskus Sales Sodo jadi Sekda NTT

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KUPANG, suaratimurindonesia.co– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melantik Fransiskus Sales Sodo sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT yang berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Jumat (28/8/2026) petang. Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 96/TPA tanggal 21 Agustus 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan […]

  • YKKMP Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Keamanan di Papua demi Perlindungan Masyarakat Sipil dan Penghormatan Hukum Humaniter Internasional

    YKKMP Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Keamanan di Papua demi Perlindungan Masyarakat Sipil dan Penghormatan Hukum Humaniter Internasional

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    WAMENA, suaratimurindonesia.com– Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) menyampaikan keprihatinan yang mendalam sekaligus belasungkawa kepada seluruh keluarga korban atas terus berulangnya kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dalam konflik bersenjata di Papua. Konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun tidak hanya menimbulkan korban dari kalangan aparat keamanan maupun kelompok bersenjata, tetapi juga menyebabkan penderitaan […]

expand_less