Jhon Gluba Gebze, Tokoh Papua Terus Dorong Petani Produktif Dengan Program Presiden Prabowo Subianto
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
- visibility 47
- comment 0 komentar
- print Cetak

John Gluba gebze (Foto- Kantor Berita RmolPapua)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MERAUKE – Tokoh Papua, Jhon Gluba Gebze terus memberi dorongan kepada para petani untuk aktif dan produktif dalam gerakan menanam dalam menjemput program Presiden Prabowo tentang ketahanan Pangan dalam negeri.
Salah satu yang saat ini ia dampingi yaitu Gerakan penanaman anggota mitra Gapoktan Pamong Tani Tabur Tuai Wasur II Merauke di Kelurahan Rimba Jaya Distrik Merauke Kabupaten Merauke Provinsi Tanah Datar Papua Selatan yang telah melakukan penanaman perdana pada 22 Juni 2026, kegiatan menanam ini masih terus berjalan. Proses dari kelompok ini berjalan tanpa henti dan sudah berlangsung 11 Hari, dengan 7 Hektar dari target 20 Hektar yang akan dilakukan.

Penanaman ini dilakukan Oleh team terpadu putera puteri Marind dan ibu-ibu Wasur II Asal Jawa. Sebuah Kolaborasi terpadu yang luar biasa dalam memupuk semangat penggiat tani melalui media sawah yang sederhana tetapi effektif dalam mempererat semangat kebangsaan yang kokoh mulai dari Merauke.
“Kita dorong petani untuk terus produktif ditengah upaya pemerintah menjaga ketahanan Pangan, seperti banyak program andalan Presiden Prabowo yang saat ini lagi berjalan”, kata Gluba Gebze pekan lalu.
John Gluba Gebze yang dikenal sebagai tokoh sentral di balik terbentuknya Provinsi Papua Selatan, yang meliputi Merauke, Mappi, Boven Digoel, dan Asmat ini terus memberi harapan kepada rakyat untuk ikut mendorong pembangunan di tanah Papua melalui berbagai program strategis Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Untuk Diketahui. sosok ini pernah menerima penghargaan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto atas dedikasinya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Papua Selatan serta kontribusinya terhadap pembangunan di kawasan timur Indonesia.
Menurut para petani, mereka sangat terbantu dan semoga hal ini menjadi Contoh praktek Sekolah Kehidupan yang sederhana tetapi effektif dalam mencapai berbagai kepentingan hanya melalui persatuan diLumpur sawah yang sederhana. (Team)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar