Warga Desa Persoalkan Pembangunan Jalan Lapen Desa Kroing
- account_circle Admin
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- visibility 146
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kondisi jalan yang dikerjakan CV. Anggun Setia. (foto-ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIAKUR – Warga Desa Kroing Kecamatan Babar Timur Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mempersoalkan Pembangunan jalan lapen di Desa Kroing Kecamatan Babar Timur. Pasalnya, jalan yang baru saja dibangun ini sudah rusak. Kepala Desa dan Pemuda setempat mempersoalkan jalan ini, namun entah mengapa kontraktor terus menyelesaikan proyek ini.
“Proyek itu dibangun dan sempat diprotes ibu kepala desa dan Pemuda karena material yang dipakai mungkin tidak sesuai sehingga kondisi jalannya sudah rusak, kendaraan lewat hanya beberapa kali saja. Ibu Desa tegur dan pemuda tetapi mereka mungkin mendapat tekanan sehingga tidak bisa berbuat apa-apa akhirnya mereka juga kerjakan saja. Yang kerja jalan ini Ronaldo Wolanteri”, ungkap salah satu pemuda kepada media ini kamis (02/04/26), sembari ia meminta namanya dirahasiakan.
Penelusuran media ini pada LPSE Kabupaten Maluku Barat Daya, diketahui kalau proyek tersebut dikerjalan CV. Anggun Setia yang beralamat di Tiakur Pulau Moa dengan nilai kontrak Rp. 1. 989.735.036 atau hampir mencapai 2 Milyard melalui dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten MBD.
Informasi yang dihimpun media ini, Pembangunan Jalan Lapen Desa Kroing ini tertera dalam APBD Maluku Barat Daya Tahun anggaran 2025 dan baru selesai pada awal bulan Maret tahun 2026. Proyek ini masuk Luncuran dengan Nilai Proyek persisnya Rp. 1. 989.735.036.
Menurut sumber ini, kasus ini akan segera dilaporkan ke pihak penegak hukum untuk diproses dengan laporan masyarakat yang sedang disiapkan. (team-editorial)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar