Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kerja Keras Menteri HAM Berbuah Manis, Kanwil Jateng-DIY Sukses Selamatkan Hak Petani dan Proteksi Anak dari Perundungan

Kerja Keras Menteri HAM Berbuah Manis, Kanwil Jateng-DIY Sukses Selamatkan Hak Petani dan Proteksi Anak dari Perundungan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, suaratimurindonesia.com-– Melanjutkan instruksi langsung Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengenai urgensi penanganan responsif terhadap segala bentuk pelanggaran hak masyarakat di daerah, Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Tengah Wilayah Kerja DIY secara resmi melaporkan keberhasilan penuntasan tiga kasus aduan krusial

Penuntasan itu mencakup perlindungan anak, hak ekonomi-sosial petani, hingga jaminan kesehatan dalam program strategis nasional

Keberhasilan penanganan di wilayah kerja Yogyakarta ini mendapat apresiasi mendalam dari Tenaga Ahli Kementerian HAM RI, Martinus Gabriel Goa.

Dalam pernyataan resminya, Senin (22/6/2026), Gabriel menegaskan bahwa ketangkasan jajaran Kanwil di lapangan merupakan cerminan nyata dari kepemimpinan Menteri Natalius Pigai yang menuntut aksi nyata, terukur, dan berdampak langsung pada pemenuhan HAM.

“Akselerasi penuntasan aduan di DIY ini membuktikan bahwa kerja keras kementerian tidak pernah mengenal kompromi jika menyangkut hak-hak dasar warga negara. Mulai dari perlindungan anak dari perundungan, penyelamatan hajat hidup petani, hingga keselamatan konsumsi siswa dalam program nasional, semuanya dieksekusi dengan standar operasional tinggi. Arahan Bapak Menteri Natalius Pigai agar jajaran wilayah bergerak taktis dan solutif telah membuahkan hasil nyata yang melindungi masyarakat bawah,” kata Gabriel.

Adapun penuntasan tiga kasus aduan masyarakat yang berhasil diselesaikan secara tuntas dan berkeadilan oleh Kanwil Jawa Tengah Wilker yakni:

pertama, penanganan kasus perundungan fisik, verbal, dan indikasi seksual menahun yang menimpa seorang siswa berusia 10 tahun, YKIW, di sebuah SD Swasta Yogyakarta.

Akibat trauma psikologis berat dan dampak fisik yang mengharuskannya dirawat di rumah sakit, korban sempat memutuskan berhenti sekolah dan beralih ke “home schooling.”

Merespons aduan dari LKBH Pandawa, Kanwil HAM langsung menerjunkan tim untuk melakukan tinjauan lapangan ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta serta sekolah yang bersangkutan.

Melalui rapat tindak lanjut dan rekomendasi tegas Kemenham, kasus ini dinyatakan “tuntas” setelah pihak sekolah resmi menyusun SOP penanganan perundungan, menggelar sosialisasi anti-perundungan, serta memfasilitasi pendampingan psikososial intensif oleh psikolog bagi korban maupun pelaku.

Kedua, penyelamatan hak ekonomi dan ketahanan pangan para petani di Sleman terkait kebijakan pematian sementara aliran Selokan Mataram dan Van Der Wijck.

Kebijakan penutupan yang awalnya direncanakan berlangsung selama 1 hingga 1,5 bulan tersebut diprotes keras oleh Aliansi Peduli Petani Sleman karena mengancam kelangsungan sektor pertanian di masa tanam.

Kanwil HAM merespons cepat keluhan tersebut dengan melakukan tinjauan lapangan ke kelurahan terdampak serta menggelar rapat koordinasi berskala besar dengan mengundang seluruh pihak terkait.
Intervensi ini membuahkan hasil berupa keputusan penundaan pematian Selokan Mataram dan Van Der Wijck di masa tanam, sehingga hak atas air dan produktivitas pertanian warga tetap terjaga.

Ketiga, investigasi dan evaluasi komprehensif terhadap kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa 19 siswa SD di Kabupaten Bantul dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal April 2026.

Kasus ini mencapai puncaknya di SDN Monggang, di mana para siswa mengalami gejala mual, muntah, dan pusing massal setelah mendapati kejanggalan berupa belatung pada sayuran dan bau basi pada susu kotak yang dibagikan, yang kemudian juga berimbas ke SDN Ketegan dan MI Sananul Ula.

Jajaran Kanwil HAM langsung bergerak taktis melakukan peninjauan lapangan ke sekolah terdampak, unit SPPG terkait, serta Pemerintah Daerah Bantul. Tindakan ini membuahkan hasil dengan dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas Satuan Tugas MBG Bantul, pembenahan total pada sistem “Quality Control” di SPPG, serta penerapan bentuk pertanggungjawaban yang lebih komprehensif demi menjamin keselamatan anak-anak ke depan.

“Kementerian HAM RI menegaskan bahwa komitmen pengawalan hak masyarakat sipil, baik dalam sektor pendidikan, agraria, maupun pemenuhan fasilitas dasar, akan terus diperketat di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan visi besar perlindungan HAM yang berkeadilan dan menyentuh akar rumput,” tandas Gabriel. (CM)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KemenHam RI Sebagai Anggota Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kawal Ketat Perkara TPPO di Kejati NTT

    KemenHam RI Sebagai Anggota Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kawal Ketat Perkara TPPO di Kejati NTT

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini masih termasuk wilayah kategori Darurat Perdagangan Manusia (Human Trafficking). Fakta membuktikan bahwa di NTT belum nampak jelas sense of Darurat Human Trafficking apalagi aksi nyata. Namun demikian, patut diapresiasi langkah penegakan hukum Tindak Pidanan Perdagangan Orang (TPPO) oleh jajaran Direktorat PPA dan PPO Polda NTT yakni dari […]

  • Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Rp 200 Miliar saat Kunjungi Korban Gempa Flores

    Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Rp 200 Miliar saat Kunjungi Korban Gempa Flores

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    NAGEKEO, suaratimurindonesia.com– Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya turun langsung ke wilayah terdampak gempa berkekuatan 7,7 SR yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 lalu. Presiden bersama rombongan tiba di Nagekeo, Flores, NTT pada Rabu (26/8/2026) dan langsung menggelar rapat koordinasi bersama para Menteri, jajaran TNI, Polri, Gubernur NTT, serta Bupati Nagekeo, bertempat di posko […]

  • KOMPAK Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Penanganan Perkara Tipikor Rp 49,8 Miliar di Ende

    KOMPAK Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Penanganan Perkara Tipikor Rp 49,8 Miliar di Ende

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Kejaksaan Negeri Ende telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU SG) pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2024. Kejaksaan Negeri Ende diketahui menerbitkan Sprindik Nomor: PRINT-03/N.3.14/FD.1/05/2025 tertanggal […]

  • Pater John Djonga: Pembela HAM di Tanah Papua

    Pater John Djonga: Pembela HAM di Tanah Papua

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Oleh: Gabriel Goa* Saya secara pribadi tergerak hati untuk melakukan Annuntiare (berani mengungkap dan menyuarakan KEBENARAN) dan Dennuntiareb (berani membongkar sistem yang buruk hingga ke akar-akarnya dan ciptakan sistem yang baru) untuk kepentingan dan kebaikan banyak orang (bonum communae), berawal dari perjuangan bersama Alm. Romo Mangunwijaya di Kedungombo, Romo John Hanu dalam kasus Colol dan […]

  • PADMA Indonesia Laporkan Dugaan Penculikan Anak dan Paspor Ganda ke Sejumlah Lembaga Negara

    PADMA Indonesia Laporkan Dugaan Penculikan Anak dan Paspor Ganda ke Sejumlah Lembaga Negara

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Lembaga Non-Pemerintah, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia secara resmi melayangkan pengaduan dan laporan ke sejumlah lembaga negara, mulai dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kementerian Hak Asasi Manusia, hingga Ombudsman Republik Indonesia, Kamis (29/10/2026). Laporan tersebut dilayangkan terkait dugaan tindak pidana […]

  • Kementerian HAM Perkuat Pencegahan TPPO Melalui Kunjungan ke Sumba Hospitality Foundation dan BLK Don Bosco Sumba

    Kementerian HAM Perkuat Pencegahan TPPO Melalui Kunjungan ke Sumba Hospitality Foundation dan BLK Don Bosco Sumba

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    TAMBOLAKA, suaratimurindonesia.com-– Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) terus memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat, pendidikan vokasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja ke Sumba Hospitality Foundation (SHF) dan Balai Latihan Kerja (BLK) Don Bosco Sumba di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur […]

expand_less