Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Pater John Djonga: Pembela HAM di Tanah Papua

Pater John Djonga: Pembela HAM di Tanah Papua

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Gabriel Goa*

Saya secara pribadi tergerak hati untuk melakukan Annuntiare (berani mengungkap dan menyuarakan KEBENARAN) dan Dennuntiareb (berani membongkar sistem yang buruk hingga ke akar-akarnya dan ciptakan sistem yang baru) untuk kepentingan dan kebaikan banyak orang (bonum communae), berawal dari perjuangan bersama Alm. Romo Mangunwijaya di Kedungombo, Romo John Hanu dalam kasus Colol dan Perampokan Hak Ekosob Masyarakat Adat Dayak, Romo Nobert Betan, Bapa Thom Beanal, Pater Neles dan Pater John Djonga, bersama semua Romo, Suster, Pendeta, Kyai dan Awam Pejuang Kemanusiaan.

Saya semakin berani membela Hak Asasi Manusia (HAM) bersama Bapa Natalius Pigai sejak menjadi Komisioner Komnas HAM dan selalu berjumpa Pater Neles dan Pater John Djonga untuk membahas persoalan pelanggaran HAM di Papua.

Semakin kuat empati dan belarasa terhadap korban pelanggaran HAM voice of the voiceless, ketika teman seangkatan dan pembimbing di Girisonta ditembak mati menjadi martir di bumi Lorosae, juga teman perjuangan buruh dan aktivis dibunuh yakni Marsinah, termasuk Widji Tukul dan basodara lainnya yang hilang hingga saat ini.

Diteguhkan lagi saat wawancara langsung dengan Uskup Desmond Tutu dan Bapa HAM Dunia, Nelson Mandela, serta menekuni referensi perjuangan para pejuang HAM Internasional seperti Mahatma Gandhi, Bunda Theressa dari Calcutta, Nelson Mandela dan Dalai Lama.

Secara pribadi terlibat aktif empati dan belarasa dengan Papua adalah mendukung total perjuangan Pater Neles, Uskup Muninghof, OFM, Thom Beanal, Pater John Djonga dan para Pejuang HAM yang tidak disebutkan, untuk menjaga keselamatan mereka dari Kejahatan Luar Biasa (Extra Ordinary Crime) kaum serakah jahanam yang biasa membinasakan pejuang-pejuang HAM Papua.

Secara pribadi, saya sampaikan kepada Pater John Djonga, Papua butuh Orang yang berani ungkap dan menyuarakan KEBENARAN, Suara Kenabian melalui strategi advokasi Annuntiare dan Dennuntiare yakni membongkar kejahatan perampokan Hak-Hak Ekosob Orang Asli Papua (OAP) oleh Kaum Kuat Kuasa, Kuat Modal dan Senjata, perampokan uang APBN dan APBD atas nama rakyat Papua (Korupsi Berjamaah kongkalikong) dan pembantaian secara keji dan brutal terhadap rakyat sipil, baik OAP maupun non OAP menjadi korban voice of the voiceless.

Kini Tuhan Yesus Sang Guru menggunakan cemeti, melecut Pater dan kita semua untuk berjuang membela dan menyelamatkan Tanah Penginjilan Papua dengan spiritualitas Sang Guru Kenosis, passing over dan profetik, serta advokasi Sang Guru yakni Annuntiare dan Dennuntiare menuju Tanah Papua yang Adil, Damai dan Sejahtera melawan para perampok yang serakah dan penjahat HAM dalam rupa malaikat tetapi berhati busuk Beelzebul; berbulu domba tetapi buas dan ganas seperti Serigala di Papua.

Biarlah legiun Beelzebul dalam wujud manusia serakah dan jahat masuk dalam Pesta Babi benaran seperti 2000 tahun lalu, Sang Guru memasukkan mereka dalam tubuh babi-babi dan semua masuk ke dalam jurang Neraka.

Saatnya Pater dan semua Korban OAP sampaikan futuro de Papua yang Adil (Iustitia), Damai (Pax) dan Sejahtera (Salus) kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri HAM Natalius Pigai.

Pendekatan Kasih Pantang Kekerasan menuju Papua yang Adil, Damai dan Sejahtera sangat diperlukan saat ini. Bersama Menteri HAM, Bapak Pigai dan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, kita wujudkan cita dan misi nyata Sang Guru di Tanah Papua. Ad Maiorem Dei Gloriam.

* Gabriel Goa adalah Pejuang HAM dan Pembela voice of the voiceless dan korban pelanggaran HAM.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati Maluku Dinilai Takut Periksa Bupati MBD

    Kejati Maluku Dinilai Takut Periksa Bupati MBD

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tokoh Maluku Barat Daya, Sakarias Damamain Kembali angkat suara terkait dugaan Korupsi yang melibatkan Mantan Direktur BUMD PT. Kalwedo, Benyamin Thomas Noach. Ia menilai pihak penegak hukum takut melakukan pemeriksaan terhadap Bupati MBD itu atau dia mendunga ada persengkongkolan dibalik kasus ini. “Kami menilai penegak hukum sepertinya seperti itu, mereka takut atau ada sesuatu […]

  • Putera MBD Kritik Bupati Dalam Persiapan Groundbreaking Migas Masela

    Putera MBD Kritik Bupati Dalam Persiapan Groundbreaking Migas Masela

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kabupaten MBD dinilai Lamban Disaat Persiapan Groundbreaking Migas Masela Jakarta – Tokoh muda Maluku Barat Daya (MBD), Freni Lutruntuhluy menilai Pemerintah Kabupaten MBD lambat dalam menyikapi berbagai dinamika dan perang opini berkaitan dengan persiapan groundbreaking Migas Masela. Pemda dinilai lebih banyak mengurus WTP dan pancuan kuda daripada mengkonsolidasikan elemen rakyat MBD dalam menjemput proyek strategis […]

  • Gubernur Melki Resmi Lantik Fransiskus Sales Sodo jadi Sekda NTT

    Gubernur Melki Resmi Lantik Fransiskus Sales Sodo jadi Sekda NTT

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KUPANG, suaratimurindonesia.co– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melantik Fransiskus Sales Sodo sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT yang berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Jumat (28/8/2026) petang. Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 96/TPA tanggal 21 Agustus 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan […]

  • JOKOWI Pulang Kampung

    JOKOWI Pulang Kampung

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Oleh: Theodorus Widodo*   Ada tempat yang kita datangi untuk berdiam membangun masa depan. Ada tempat yang kita datangi hanya untuk singgah. Dan ada tempat yang senantiasa memanggil seseorang untuk selalu pulang. Itulah kampung halaman. Bagi Jokowi, Flobamora adalah kampung halamannya yang kedua. Tanah ini menyimpan banyak cerita. Tanah ini memang kering karena terik matahari […]

  • Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi JHL Foundation

    Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi JHL Foundation

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BORONG, suaratimurindonesia.com– Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas menerima kunjungan Tim Relawan Jerry Hermawan Lo Foundation (JHL Foundation) di rumah jabatan, Minggu (30/08/26). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Agas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran dan partisipasi JHL Foundation (JHL Merah Putih Kasih) dalam membantu warga Manggarai Timur yang menjadi korban bencana alam gempa Flores yang terjadi pada […]

  • Respon Peristiwa Penembakan 6 Warga Sipil di Yahukimo, Gereja Kemah Injil (KINGMI): Negara Wajib Menghargai Harkat dan Martabat Orang Asli Papua dalam Krisis Kemanusiaan Papua

    Respon Peristiwa Penembakan 6 Warga Sipil di Yahukimo, Gereja Kemah Injil (KINGMI): Negara Wajib Menghargai Harkat dan Martabat Orang Asli Papua dalam Krisis Kemanusiaan Papua

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    PAPUA PEGUNUNGAN, suaratimurindonesia.com–  Gereja Kemah Injil (KINGMI) di tanah Papua merespon peristiwa penembakan 6 warga sipil di Yahukimo, Papua melalui Surat Pastoral Gereja. “Yang lemah tidak kamu kuatkan, yang sakit tidak kamu obati, yang luka tidak kamu balut, yang tersesat tidak kamu bawa pulang, yang hilang tidak kamu cari, melainkan kamu injak-injak mereka dengan kekerasan […]

expand_less