Gapoktan Tabur Tuai dan Tim Mitra Siap Wujudkan Merauke jadi Lumbung Pangan
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MERAUKE, suaratimurindonesia.com– Segenap petani dari beberapa kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Tabur Tuai” bersama segenap tim mitra, berkomitmen untuk menjadikan Merauke sebagai lumbung pangan di Provinsi Papua Selatan.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan kegiatan penanaman selama beberapa hari sejak penanaman perdana pada Rabu (17/6/2026) lalu.
Penanaman itu dilakukan oleh anggota team Mitra Tabur Tuai Merauke pada lahan tokoh Pamong Tani, John Gluba Gebze yang berlokasi di Padepokan Wasur II Merauke, Kelurahan Rimba Jaya, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Dijelaskan bahwa kerja tani itu bertujuan untuk membangun gudang pangan negeri agar tersedia makanan yang cukup bagi semua dari hasil kerja sendiri.
Dijelaskan pula bahwa pengelolaan pertanian dijalankan dengan modal keterampilan, mengkombinasikan ilmu kampung dan ilmu kampus untuk mengubah wajah negeri agraris Papua Selatan; dari lahan tidur menjadi lahan produktif yang hasilnya dapat menyumbang kelimpahan pangan di seluruh negeri, khususnya di Merauke dan Provinsi Papua Selatan.
Sementara dari Balai Latihan Kerja (BLK) lapangan dibentuk pula operator tangguh anak-anak Malind dengan pengenalan langsung mesin tractor.

Dalam kurun waktu 3 hari, anak-anak Malind sudah piawai mrnggunakan Mesin pengolahan lahan yang siap untuk ditanami aneka jenis tanaman.
Pada bidang lain, mereka juga dilatih langsung dalam hal pembibitan; mulai dari rendam bibit padi, pembuatan persemaian, penaburan bibit pada persemaian, pengairan bibit, pemupukan, hingga pencabutan bibit padi.
Setelah bibit mencapai usia tanam, proses selanjutnya yakni pencabutan anakan padi, penyebaran di aawah dan penanaman dengan pola jajar legowo.
Dari hulu ke hilir, para petani dan operator diajari dan dibimbing oleh petani terampil Pioner asal Jawa yang didatangkan pemerintah melalui program Transmigrasi.
Mereka inilah yang kemudian memberikan nilai tambah alih keterampilan di bidang pertanian.
Ke depan, tenaga binaan ini akan berkolaborasi dalam mengembangkan program pertanian Multicrops di aaerah tersebut. Program ini sedang dialankan di lahan Padepokan Wasur II, sekaligus menjadi BLK lapangan dengan modal swadaya tokoh Pamong Praja yang berkiprah di dunia tani baik sebagai pamong tani, pamong holtikultura, pamong perikanan dan pamong peternakan secara integral.

Segenap anggota penanam Mitra Tani Gapoktan Tabur Tuai hingga kini terus menanam anakan padi, merampungkan hektaran keempat pada hari ke-9.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar