Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Genjot Produktivitas Pertanian di Ende, TMI Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan di Kelimutu

Genjot Produktivitas Pertanian di Ende, TMI Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan di Kelimutu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENDE, suaratimurindonesia.com– Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI) terus berkomitmen memperkuat struktur internal hingga ke daerah-daerah, serta terlibat aktif dalam meningkatkan sektor pertanian di Indonesia, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sejauh ini, TMI telah mendukung peningkatan sektor pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di sejumlah daerah di NTT guna mendukung aktivitas para petani serta meningkatkan produktivitas pertanian.

Terbaru, TMI menyerahkan bantuan alsintanberupa traktor roda empat bagi kelompok tani di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, NTT.

Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan pelantikan pengurus Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kecamatan Kelimutu yang berlangsung di Rumah Ekrab NTT, Jalan Taman Nasional Kelimutu KM 01, Gardu Pandang Moni, Sabtu (8/8/2026).

Penyerahan traktor dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebit kepada Pemerintah Kabupaten Ende, untuk selanjutnya diserahkan kepada kelompok tani di Kecamatan Kelimutu sebagai penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, SH., MH., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Gabriel Dala, mengatakan bahwa pembangunan sektor pertanian membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Pemerintah, organisasi petani dan masyarakat diharapkan dapat membangun kerja sama agar potensi pertanian daerah dapat dikelola secara optimal,” kata Gabriel.
Gabriel menyebut, kecamatan Kelimutu memiliki potensi pertanian yang perlu terus dikembangkan.

Karena itu, keberadaan sarana pertanian seperti traktor roda empat diharapkan dapat membantu petani dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah juga mengingatkan kelompok penerima agar bantuan tersebut dikelola dengan baik dan digunakan untuk kepentingan bersama.

“Pengelolaan yang transparan, pemanfaatan yang tepat sasaran serta perawatan secara berkala menjadi hal penting agar bantuan Alsintan yang diberikan ini dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujar Gabriel.

Pemerintah berharap bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat kepada sejumlah individu, tetapi dapat dirasakan oleh lebih banyak petani yang tergabung dalam kelompok penerima.

“Diharapkan agar bantuan traktor roda empat ini dapat memberikan dampak langsung terhadap kegiatan pertanian masyarakat, terutama dalam mempercepat pekerjaan pengolahan lahan yang selama ini membutuhkan waktu dan tenaga cukup besar,” harap Gabriel.

Hadir di Tengah Petani

Wakil Ketua Umum TMI, Wilfridus Yons Ebit, dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus TMI Kecamatan Kelimutu yang baru dilantik.

Yons Ebit menekankan bahwa keberadaan organisasi petani harus memberikan manfaat nyata di lapangan.

“Pengurus tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif organisasi, tetapi harus mampu menjadi penghubung antara kepentingan petani dengan berbagai pihak yang dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian,” ujar Yons Ebit.

Ia mendorong agar pengurus TMI Kecamatan Kelimutu terlibat aktif mendampingi petani, mendengar berbagai persoalan yang dihadapi, serta ikut mencari solusi terhadap kebutuhan masyarakat pertanian.

Ia juga berharap bantuan traktor roda empat tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian.

“Bagi TMI, dukungan terhadap petani tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan sarana pertanian, tetapi juga bagaimana petani dapat semakin produktif, mandiri dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan hasil usaha pertanian,” imbuhnya.

Yons Ebit menegaskan, penguatan sektor pertanian harus sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

“Bagi para petani penerima, manfaatkan bantuan ini secara bertanggung jawab dan menjaga keberlangsungannya agar dapat digunakan bersama untuk kepentingan kelompok,” harapnya.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ende, Yosefat Yosef Lima dan jajaran pengurus TMI Kabupaten Ende, TMI Kecamatan Kelimutu, unsur pemerintah daerah, serta para petani di Kecamatan Kelimutu.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yayasan Suara Timur Indonesia Apresiasi Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarno Puteri

    Yayasan Suara Timur Indonesia Apresiasi Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarno Puteri

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Membaca Pertemuan Presiden Prabowo dan Megawati Soekarnoputri Kamis 19 Maret 2026 JAKARTA STI.com – Di tengah badai ekonomi global yang tak menentu dan api geopolitik yang membara, dua tokoh bangsa bertemu dalam silaturahmi yang melampaui sekat politik praktis. Megawati Soekarnoputri, sang penyintas krisis pasca-Reformasi bertemu Presiden Prabowo Subianto yang saat ini sedang memikul beban sejarah. […]

  • Pentingnya Ruang Dialog Dan Ekosistem Budaya Dalam Implementasi Otonomi Khusus Papua Pegunungan

    Pentingnya Ruang Dialog Dan Ekosistem Budaya Dalam Implementasi Otonomi Khusus Papua Pegunungan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Oleh: Sonni Lokobal. S.IP.,M.Si [ Ketua Analisis Papua Strategis (APS) Provinsi Papua Pegunungan ] Jangan berbicara atas nama rakyat apabila setiap keputusan hanya lahir dari lingkaran sempit kekuasaan. Itu bukan kepemimpinan, melainkan kepentingan. Realitas yang kita hadapi hari ini di Papua Pegunungan menunjukkan masih minimnya ruang dialog terbuka antara para Bupati di delapan kabupaten dengan […]

  • PADMA Indonesia: Flores Bukan Wilayah Darurat Militer! Negara Wajib Hadir Melindungi HAM Warganya!

    PADMA Indonesia: Flores Bukan Wilayah Darurat Militer! Negara Wajib Hadir Melindungi HAM Warganya!

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com-– Lembaga Advokasi hukum dan HAM, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia mengutuk keras gelombang militerisasi, intimidasi, pematokan sepihak, dan ancaman penggusuran paksa yang mencengkeram warga Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencana penguasaan lahan pertanian produktif milik warga demi pembangunan fasilitas militer Yonif TP 834/Wakanga Mere […]

  • Petrus Selestinus Duga Jokowi sebagai Aktor Intelektual Dalam Pusaran Kasus Korupsi di BGN

    Petrus Selestinus Duga Jokowi sebagai Aktor Intelektual Dalam Pusaran Kasus Korupsi di BGN

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase yang semakin serius. Kejaksaan Agung telah menetapkan sejumlah pejabat di lingkup Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola MBG. Namun, perkara ini tidak berhenti pada dugaan penyimpangan administrasi semata. Pernyataan salah satu tersangka yang menyatakan kesediaannya menjadi Justice Collaborator […]

  • Tren Kekerasan di Papua Meningkat Sejak 2025, Puluhan Warga Sipil Jadi Korban

    Tren Kekerasan di Papua Meningkat Sejak 2025, Puluhan Warga Sipil Jadi Korban

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BOGOR, suaratimurindonesia.com– Dinamika keamanan di Papua menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dengan meningkatnya angka kekerasan dan korban jiwa. Berdasarkan data empiris yang dipaparkan dalam Rakor Kementerian HAM di Bogor 11-14 Juli 2026 dimana eskalasi konflik belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan. Situasi ini menjadi dasar mendesak bagi pemerintah untuk segera merumuskan rekomendasi kebijakan yang berbasis data […]

  • Serap Aspirasi Warga saat Reses di Flotim, Ana Waha Kolin: Ini Amanah yang Akan Kami Kawal dan Perjuangkan

    Serap Aspirasi Warga saat Reses di Flotim, Ana Waha Kolin: Ini Amanah yang Akan Kami Kawal dan Perjuangkan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    LARANTUKA, suaratimurindonesia.com– Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi PKB, Ana Waha Kolin kembali menyapa dan menyerap aspirasi warga di Dapilnya saat menggelar Reses di Kabupaten Flores Timur (Flotim). Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi NTT itu mengaku hampir di setiap titik reses yang dikunjungi, ia menerima beragam masukan dan aspirasi yang menjadi kebutuhan […]

expand_less