Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pakar di Rakor Kemenham: Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog, Bukan Cuma Keamanan

Pakar di Rakor Kemenham: Selesaikan Konflik Papua Lewat Dialog, Bukan Cuma Keamanan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, suaratimurindonesia.com– Penyelesaian persoalan di Papua membutuhkan perubahan paradigma dan tidak bisa lagi bersandar pada satu pendekatan saja.

Dalam Rapat Koordinasi Kementerian HAM di Bogor 11-14 Juli 2026, para pakar sepakat bahwa pendekatan keamanan murni terbukti belum mampu menghasilkan penyelesaian yang komprehensif.

Dibutuhkan cara pandang baru yang lebih inklusif untuk menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya.

Prof. Cahyo Pamungkas, Ph.D. menjelaskan bahwa konflik Papua tidak boleh dipahami semata-mata sebagai masalah gangguan keamanan.

“Konflik ini memiliki dimensi historis yang mendalam, mulai dari proses integrasi ke NKRI hingga pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera). Oleh sebab itu, penyelesaian yang utuh harus mempertimbangkan aspek sejarah, sosial, politik, dan budaya secara adil,” kata Prof. Cahyo.

Sejalan dengan hal itu, Mangadar Situmorang menyoroti pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam Asta Cita Presiden.

Agenda memperkokoh ideologi negara ini harus diterjemahkan ke dalam kebijakan yang berorientasi pada penghormatan hak asasi manusia.

Pendekatan yang berkeadilan ini dinilai akan membuka jalan bagi perdamaian jangka panjang yang diterima semua pihak.

Merespons pandangan para ahli, Dirjen Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, menegaskan pentingnya membuka ruang dialog dan negosiasi.

“Kementerian HAM berkomitmen menggunakan kajian akademik dan kondisi empiris ini sebagai dasar merumuskan rekomendasi kepada Menteri HAM,” kata Munafrizal.

“Langkah melandaikan konflik ini diharapkan dapat segera menghentikan jatuhnya korban jiwa di Papua,” tandas Munafrizal.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PADMA Indonesia: Negara Harus Bertanggung Jawab Usut Tuntas Kasus Samboga dan Hentikan Krisis Kemanusiaan di Papua

    PADMA Indonesia: Negara Harus Bertanggung Jawab Usut Tuntas Kasus Samboga dan Hentikan Krisis Kemanusiaan di Papua

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Lembaga Hukum dan HAM, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam atas dugaan penembakan terhadap warga sipil Orang Asli Papua (OAP) di Kampung Samboga, Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada 18 September 2026 lalu. PADMA Indonesia mengutuk keras setiap tindakan kekerasan terhadap masyarakat sipil, siapa pun […]

  • KemenHam RI Sebagai Anggota Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kawal Ketat Perkara TPPO di Kejati NTT

    KemenHam RI Sebagai Anggota Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kawal Ketat Perkara TPPO di Kejati NTT

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini masih termasuk wilayah kategori Darurat Perdagangan Manusia (Human Trafficking). Fakta membuktikan bahwa di NTT belum nampak jelas sense of Darurat Human Trafficking apalagi aksi nyata. Namun demikian, patut diapresiasi langkah penegakan hukum Tindak Pidanan Perdagangan Orang (TPPO) oleh jajaran Direktorat PPA dan PPO Polda NTT yakni dari […]

  • Warga Lapas Bisa Dilibatkan Dalam Program Makan Bergizi Gratis

    Warga Lapas Bisa Dilibatkan Dalam Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Cianjur, STI.com – Kementerian HAM Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Lapas Cianjur. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan layanan terbaik bagi warga binaan lapas, Salah satu yang dilihat KemenHAM adalah aspek layanan makanan yang harus layak sebagai bentuk pemanuhan hak asasi manusia sebagai warga negara. Kedatangan Tim Kementerian HAM yang dipimpin Martinus Gabriel Goa selaku […]

  • PADMA Indonesia Laporkan Dugaan Penculikan Anak dan Paspor Ganda ke Sejumlah Lembaga Negara

    PADMA Indonesia Laporkan Dugaan Penculikan Anak dan Paspor Ganda ke Sejumlah Lembaga Negara

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Lembaga Non-Pemerintah, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia secara resmi melayangkan pengaduan dan laporan ke sejumlah lembaga negara, mulai dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kementerian Hak Asasi Manusia, hingga Ombudsman Republik Indonesia, Kamis (29/10/2026). Laporan tersebut dilayangkan terkait dugaan tindak pidana […]

  • Ingatkan SKK Migas soal Kesepakatan Yang Pernah Dibuat Bersama Pemda MBD

    Ingatkan SKK Migas soal Kesepakatan Yang Pernah Dibuat Bersama Pemda MBD

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    JAKARTA, STI.com – Sekretaris Yayasan Suara Timur Indonesia (STI), Freni Lutruntuhluy mengingatkan pemerintah pusat tentang hasil kesepakatan yang pernah dibuat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Pemda Maluku Barat Daya yang pernah dibuat pada kepemimpinan Barnabas N. Orno. Pasalnya, rencana ekspolarasi Migas Masela dengan SKK Migas Sebagai […]

  • PADMA Indonesia: Flores Bukan Wilayah Darurat Militer! Negara Wajib Hadir Melindungi HAM Warganya!

    PADMA Indonesia: Flores Bukan Wilayah Darurat Militer! Negara Wajib Hadir Melindungi HAM Warganya!

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com-– Lembaga Advokasi hukum dan HAM, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia mengutuk keras gelombang militerisasi, intimidasi, pematokan sepihak, dan ancaman penggusuran paksa yang mencengkeram warga Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencana penguasaan lahan pertanian produktif milik warga demi pembangunan fasilitas militer Yonif TP 834/Wakanga Mere […]

expand_less