Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Aksi CSR » Menembus Bukit dan Jalan Terjal, JHL Foundation Terus Menyisir Pelosok Flores

Menembus Bukit dan Jalan Terjal, JHL Foundation Terus Menyisir Pelosok Flores

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGGARAI, suaratimurindonesia.com– Hari ketujuh penyaluran bantuan kemanusiaan Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai dengan perjalanan panjang dan medan yang tidak mudah.

Dari pagi hingga petang, tim kembali menyusuri desa-desa terdampak gempa, menembus bukit, jalan berbatu, tanjakan curam, hingga lubang-lubang besar demi memastikan bantuan sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 70 paket bantuan disalurkan ke enam desa dan wilayah di Kabupaten Manggarai pada Kamis (27/8/2026). Penyaluran menjangkau Desa Lendak, Dusun Nanu, dan Kampung Timbu di Kecamatan Cibal Barat; Desa Bajak, Dusun Rujung Desa Ruis di Kecamatan Reok; Desa Golowatu di Kecamatan Wae Ri’i; serta Kelurahan Bangka Nekang di Kecamatan Langke Rembong.

Perjalanan menuju sejumlah titik menjadi tantangan tersendiri. Jalan yang sempit dan rusak membawa tim naik turun bukit dengan sisi jalan berupa jurang. Tanjakan berbatu dan lubang besar membuat kendaraan harus melaju perlahan dan ekstra hati-hati.

Tak jarang tim harus berhenti dan bertanya kepada warga setempat untuk memastikan arah desa yang dituju. Dalam perjalanan seperti itu, seluruh anggota tim ikut siaga agar bantuan yang dibawa tidak mengalami kendala sebelum tiba di lokasi.

Namun, medan berat bukan alasan untuk berhenti. Justru wilayah-wilayah seperti inilah yang menjadi perhatian JHL Foundation karena aksesnya tidak mudah dan masyarakatnya membutuhkan bantuan secara langsung.

Di Desa Bajak, Kecamatan Reok, misalnya, dampak gempa terlihat jelas. Sebagian besar rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan banyak yang hancur. Kondisi tersebut membuat kebutuhan masyarakat terhadap bantuan dasar masih tinggi.

Perjalanan hari ketujuh diawali dari Desa Lendak, Dusun Nanu, Kecamatan Cibal Barat, kemudian berlanjut ke Kampung Timbu. Dari sana, tim bergerak menuju wilayah Reok, sebelum melanjutkan perjalanan ke Golowatu dan Bangka Nekang.

Sehari sebelumnya, pada malam 26 Agustus, tim juga masih bergerak menyalurkan bantuan di Jalan Kemuning Atas, Kelurahan Batu, Manggarai.

Selama tujuh hari perjalanan, JHL Foundation telah menyusuri wilayah Manggarai Barat, Manggarai, hingga Manggarai Timur. Bantuan yang diberikan mencakup beras, mie instan, telur ayam, minyak goreng, susu, pakaian, selimut, terpal, karpet, serta kebutuhan dasar lainnya.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan senilai Rp 1,3 miliar yang disiapkan JHL Foundation untuk masyarakat terdampak gempa Flores, NTT.

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation), Jerry Hermawan Lo, mengatakan perjalanan tim ke pelosok merupakan bagian penting dari misi kemanusiaan JHL Foundation.

“Kalau jalan yang kita lewati sulit, kita bisa kembali ke kota. Tetapi warga yang kami datangi tidak punya pilihan untuk meninggalkan kondisi mereka begitu saja. Karena itu, kami memilih datang kepada mereka, sejauh apa pun dan sesulit apa pun kondisi jalannya,” ucapnya.

Menurut Jerry, bantuan akan lebih berarti ketika diberikan berdasarkan kondisi nyata masyarakat di lapangan.

“Kami ingin bantuan ini sampai kepada orang yang benar-benar membutuhkan. Karena itu kami tidak hanya menunggu di satu tempat. Kami berjalan, bertanya, masuk ke kampung-kampung, dan melihat sendiri keadaan masyarakat terdampak,” ungkap Jerry.

Di sepanjang perjalanan, tim juga bertemu warga yang masih tinggal di pengungsian, baik secara berkelompok maupun mandiri. Sebagian masih menghadapi kerusakan rumah dan belum sepenuhnya berani kembali ke tempat tinggal mereka.

Kehadiran tim JHL Foundation pun tidak hanya membawa paket bantuan. Di setiap titik, relawan berusaha berbincang dengan warga, memberikan semangat dan menghibur anak-anak maupun lansia yang masih merasakan dampak psikologis dari gempa.

Perjalanan panjang selama sepekan ini menjadi gambaran bahwa pemulihan Flores tidak hanya berlangsung di pusat kota atau lokasi pengungsian besar.

Di balik bukit, jalan rusak, dan kampung-kampung yang sulit dijangkau, masih ada warga yang menunggu bantuan dan berharap kehidupan mereka perlahan kembali normal. JHL Foundation memilih datang sejauh itu untuk menemui mereka.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JOKOWI Pulang Kampung

    JOKOWI Pulang Kampung

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Oleh: Theodorus Widodo*   Ada tempat yang kita datangi untuk berdiam membangun masa depan. Ada tempat yang kita datangi hanya untuk singgah. Dan ada tempat yang senantiasa memanggil seseorang untuk selalu pulang. Itulah kampung halaman. Bagi Jokowi, Flobamora adalah kampung halamannya yang kedua. Tanah ini menyimpan banyak cerita. Tanah ini memang kering karena terik matahari […]

  • Dorong Sumba Menjadi Pilot Program Nasional Pencegahan TPPO dan TPKS, Kementerian HAM RI Perkuat Sinergi Lintas Sektor

    Dorong Sumba Menjadi Pilot Program Nasional Pencegahan TPPO dan TPKS, Kementerian HAM RI Perkuat Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    TAMBOLAKA, suaratimurindonesia.com– Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) RI memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, bersama Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dian Sasmita, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda […]

  • NasDem Peduli: Posko Relawan Julie Laiskodat dan Fian Moa Mesi Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Ende

    NasDem Peduli: Posko Relawan Julie Laiskodat dan Fian Moa Mesi Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Ende

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    ENDE, suaratimurindonesia.com– Berbagai pihak terus menunjukkan sisi kemanusiaan dan solidaritas nyata di tengah situasi bencana gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 di Nagekeo dan sejumlah wilayah pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi WITA. Bentuk solidaritas dan aksi kemanusiaan ditunjukkan oleh Partai NasDem melalui Posko Relawan Julie Laiskodat dan Fian Moa Mesi, dengan […]

  • VIRAL, Kasus Dugaan Penipuan Yang Dilakukan Politisi PAN Dr. Rosaline Irene Rumaseuw

    VIRAL, Kasus Dugaan Penipuan Yang Dilakukan Politisi PAN Dr. Rosaline Irene Rumaseuw

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    [STI.COM – JAKARTA ]  – Nama besar Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya tercoreng akibat sebuah konspirasi atau skandal dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Dr. Rosaline Irene Rumaseuw terhadap salah seorang mantan pejabat Kabupaten Biak Numfor. Menurut Kuasa Hukum korban, Jembris Wafom, korban telah menyerahkan uang senilai 2,5 milyar itu pada tahun 2020, dan ada […]

  • Kementerian HAM Perkuat Kapasitas Aparatur Bakamla RI dalam Penegakan Hukum Maritim Berperspektif HAM

    Kementerian HAM Perkuat Kapasitas Aparatur Bakamla RI dalam Penegakan Hukum Maritim Berperspektif HAM

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    STI.com – Kementerian Hak Asasi Manusia (Kementerian HAM) melalui Direktorat Penguatan Kapasitas HAM Aparatur Negara, Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM, menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Negara di lingkungan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI). Kegiatan yang berlangsung di Aula Bakamla RI, Jakarta, diikuti oleh sekitar 50 peserta sebagai bagian […]

  • Tren Kekerasan di Papua Meningkat Sejak 2025, Puluhan Warga Sipil Jadi Korban

    Tren Kekerasan di Papua Meningkat Sejak 2025, Puluhan Warga Sipil Jadi Korban

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BOGOR, suaratimurindonesia.com– Dinamika keamanan di Papua menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dengan meningkatnya angka kekerasan dan korban jiwa. Berdasarkan data empiris yang dipaparkan dalam Rakor Kementerian HAM di Bogor 11-14 Juli 2026 dimana eskalasi konflik belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan. Situasi ini menjadi dasar mendesak bagi pemerintah untuk segera merumuskan rekomendasi kebijakan yang berbasis data […]

expand_less