Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Aksi CSR » Gubernur NTT Apresiasi JHL Foundation: Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Gempa Flores

Gubernur NTT Apresiasi JHL Foundation: Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Gempa Flores

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGGARAI, suaratimurindonesia.com– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Yayasan JHL Merah Putih Kasih( JHL Foundation) yang selama hampir sepekan bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa Flores.

Pertemuan tim JHL dan Gubernur NTT berlangsung pada Kamis dini hari (27/08/2026) di BPBD Ruteng, setelah Gubernur melakukan pertemuan dengan Bupati Manggarai. Tim JHL Foundation diterima langsung oleh Gubernur sekaligus menyampaikan perkembangan penyaluran bantuan yang telah dilakukan di sejumlah wilayah Flores.

Gubernur Melki mengatakan, gempa yang berdampak luas terhadap masyarakat Flores membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar NTT.

“Ini kejadian yang menimpa masyarakat sangat luas. Tentu kami mengapresiasi dukungan dari semua pihak yang memberikan dukungan bagi warga Flores yang terdampak, baik dari dalam NTT maupun luar NTT, dan juga basaudara dari dalam dan luar negeri yang memberikan dukungan,” ujarnya.

Gubernur Melki mengaku, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

“Ini membuktikan bahwa gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia dan NTT seperti yang Bung Karno rumuskan di Ende, di Flores ini, benar-benar bisa kita lihat dan kita rasakan dalam proses penanganan gempa Flores kali ini,” katanya.

Ia menegaskan penanganan bencana berskala luas membutuhkan gerakan bersama agar masyarakat dapat melewati masa sulit dengan lebih baik.

“Hanya dengan bergerak bersama dan gotong royong, gempa bumi yang berdampak luas dan besar ini bisa kita hadapi dengan baik dan bisa kita lewati,” imbuhnya.

Selama hampir satu pekan, JHL Foundation telah bergerak dari desa ke desa mulai dari Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Maumere, Ende hingga Nagekeo untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan senilai Rp 1,3 miliar.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako meliputi beras, mie instan, telur, minyak goreng, susu, pakaian, selimut, terpal, karpet, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.

Tim tidak hanya mendatangi pusat pengungsian, tetapi juga masuk ke kampung-kampung dan wilayah pelosok untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang terdampak dan sulit mendapatkan akses bantuan.

Sejumlah wilayah yang telah didatangi antara lain Desa Mbuit, Desa Kombo Tengah, Desa Rego dan Desa Watu Baru di Manggarai Barat; Desa Welong, Desa Ranggi, Kampung Rentung, Desa Goloworok, Desa Meler, Kampung Barang Kolong dan Kampung Baru di Manggarai; serta sejumlah wilayah di Manggarai Timur seperti Kampung Maki, Kampung Dampek, Kampung Gongger, Golokokum Timur, Golokokum Barat, Sonot, Sambi Mese dan Kampung Pegunungan Desa Lada Mese.

Selama penyaluran, tim juga menemukan sejumlah rumah warga yang rusak berat hingga rata dengan tanah. Sebagian masyarakat masih bertahan di pengungsian, baik secara bersama maupun mandiri, sementara trauma akibat gempa masih dirasakan warga.

Misi Kemanusiaan

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo, mengatakan apresiasi dari Gubernur NTT menjadi penguat bagi tim untuk terus menjalankan misi kemanusiaan di Flores.

“Kami datang membawa apa yang kami mampu. Tetapi setelah hampir sepekan berada di sini, kami justru belajar banyak dari masyarakat Flores tentang ketabahan dan gotong royong. Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat membuat kami semakin yakin bahwa bantuan harus terus bergerak sampai ke mereka yang membutuhkan,” kata Jerry.

Jerry menegaskan, JHL Foundation akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait dalam menentukan wilayah penyaluran berikutnya.

“Kami tidak ingin bantuan hanya berhenti di tempat yang mudah dijangkau. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan, kami akan berusaha hadir dan bergerak bersama pemerintah agar bantuan bisa sampai secara tepat sasaran,” ungkapnya.

Pertemuan dengan Gubernur NTT tersebut menjadi bagian dari rangkaian koordinasi JHL Foundation dengan pemerintah selama menjalankan misi kemanusiaan di Flores.

Setelah hampir sepekan menyusuri desa dan kampung terdampak, JHL Foundation memastikan semangat gotong royong akan terus menjadi dasar dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat Flores yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascagempa.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • YKKMP Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Keamanan di Papua demi Perlindungan Masyarakat Sipil dan Penghormatan Hukum Humaniter Internasional

    YKKMP Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Keamanan di Papua demi Perlindungan Masyarakat Sipil dan Penghormatan Hukum Humaniter Internasional

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    WAMENA, suaratimurindonesia.com– Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) menyampaikan keprihatinan yang mendalam sekaligus belasungkawa kepada seluruh keluarga korban atas terus berulangnya kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dalam konflik bersenjata di Papua. Konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun tidak hanya menimbulkan korban dari kalangan aparat keamanan maupun kelompok bersenjata, tetapi juga menyebabkan penderitaan […]

  • Kejagung: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

    Kejagung: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Febrie Adriansyah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung pada Sabtu (11/7/2026). “Pada hari ini, Sabtu 11 Juli 2026, Bapak Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menerima pengunduran diri Bapak Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus,” kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna melansir […]

  • Merawat Gerakan Literasi, Meningkat Minat Baca Buku Bagi Generasi Penerus Papua

    Merawat Gerakan Literasi, Meningkat Minat Baca Buku Bagi Generasi Penerus Papua

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Oleh. Angginak Sepi Wanimbo Landasan kebenaran firman Tuhan sangat jelas bahwa, Segalah tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3 : 16). Lalu sejarah juga membuktikan bahwa gerakan literasi pendidikan di Tanah Papua bermula pada tahun 1855 seiring masuknya para misionaris […]

  • Febrie Adriansyah Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Batu Bara dan TPPU

    Febrie Adriansyah Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Batu Bara dan TPPU

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri resmi menetapkan eks Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola batu bara. “Kemudian kita juga telah menetapkan saudara FA dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam proses penanganan hukum oleh pegawai negeri atau oknum penyelenggara negara […]

  • Gubernur Melki Resmi Lantik Fransiskus Sales Sodo jadi Sekda NTT

    Gubernur Melki Resmi Lantik Fransiskus Sales Sodo jadi Sekda NTT

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KUPANG, suaratimurindonesia.co– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melantik Fransiskus Sales Sodo sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT yang berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Jumat (28/8/2026) petang. Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 96/TPA tanggal 21 Agustus 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan […]

  • Kerja Keras Menteri HAM Berbuah Manis, Kanwil Jateng-DIY Sukses Selamatkan Hak Petani dan Proteksi Anak dari Perundungan

    Kerja Keras Menteri HAM Berbuah Manis, Kanwil Jateng-DIY Sukses Selamatkan Hak Petani dan Proteksi Anak dari Perundungan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com-– Melanjutkan instruksi langsung Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengenai urgensi penanganan responsif terhadap segala bentuk pelanggaran hak masyarakat di daerah, Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Tengah Wilayah Kerja DIY secara resmi melaporkan keberhasilan penuntasan tiga kasus aduan krusial Penuntasan itu mencakup perlindungan anak, hak ekonomi-sosial petani, hingga jaminan kesehatan dalam program […]

expand_less