Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Misi Kemanusiaan PDI Perjuangan: Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati Tiba di Manggarai Bantu Korban Gempa NTT

Misi Kemanusiaan PDI Perjuangan: Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati Tiba di Manggarai Bantu Korban Gempa NTT

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGGARAI, suaratimurindonesia.com– Kemanusiaan mendahului segala perbedaan. Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan resmi berlabuh dan bersandar di Pelabuhan Kedindi, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (4/9/2026).

​Pelayaran melintasi samudera ini telah berlangsung sejak tahun 2023 dengan berkeliling wilayah Nusantara untuk merespons berbagai kejadian bencana alam, mulai dari wilayah Sumatera seperti Aceh, Sumatera Barat, hingga Sumatera Utara.

Kini armada ini berlabuh di NTT dengan membawa misi utama yakni menghadirkan pelayanan medis serta bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Flores dan sekitarnya.

​Kehadiran RSA Laksamana Malahayati memperkuat kerja kemanusiaan di lapangan, di mana akses pelayanan ini akan dipandu secara terintegrasi oleh jajaran struktural dari DPD, DPC, PAC, hingga Ranting sesuai dengan kebutuhan titik wilayah pelayanan di lapangan.

Sambutan Hangat Melalui Adat dan Khidmat Kebangsaan

​Kedatangan armada kemanusiaan ini disambut secara khidmat dan penuh kekeluargaan oleh masyarakat setempat.

Acara penerimaan dan penyerahan simbolis bantuan diawali dengan prosesi seremonial adat khas Manggarai, Kapu Tuak Curu, sebagai wujud penghormatan, penyambutan hangat, dan penerimaan tamu kehormatan secara adat.

​Suasana kebangsaan yang erat kian terasa saat seluruh peserta yang hadir; terdiri dari tokoh adat, relawan, hingga warga setempat dengan bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum penyerahan bantuan dan pelayanan medis dimulai secara resmi.

Dukungan Logistik dan Aksesibilitas Wilayah Pesisir

​Kapal RSA Laksamana Malahayati tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas kesehatan bergerak, tetapi juga menjadi pusat distribusi bantuan mendesak di wilayah krisis. Di dalam kapal ini, telah disiapkan secara lengkap obat-obatan operasional, peralatan medis darurat, serta tim tenaga kesehatan yang siap memberikan pelayanan medis langsung kepada warga.

​Selain itu, kapal juga mengangkut kebutuhan logistik darurat seperti tenda pengungsian, hingga pasokan kebutuhan dasar lainnya.

Mengingat armada laut ini dirancang khusus untuk menembus titik-titik yang sulit dijangkau melalui jalur darat, kehadiran kapal ini memastikan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau terisolasi tetap mendapatkan pelayanan kesehatan serta bantuan darurat yang setara.

Apresiasi dan Rasa Syukur dari Warga

​Kehadiran kapal rumah sakit ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, terutama warga pesisir yang sempat mengalami kesulitan akses pengobatan pascabencana.

Tokoh masyarakat Reok yang mewakili warga terdampak menyampaikan apresiasinya atas bantuan cepat yang sampai langsung ke wilayah mereka.

​”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan Kapal RS Apung Laksamana Malahayati. Setelah gempa, banyak warga kami di pelosok dan pesisir yang kesulitan berobat karena jalur darat rusak. Kehadiran kapal ini bersama tim medis dan bantuan logistiknya sungguh menjadi jawaban atas kerinduan serta pertolongan yang sangat kami butuhkan saat ini,” ungkap tokoh itu saat menyambut kedatangan kapal di Pelabuhan Kedindi.

Dukungan Penuh DPD PDI Perjuangan NTT

​Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT periode 2025–2030, Yunus Takandewa, menyampaikan sambutan hangatnya atas gerak cepat gotong royong DPP PDI Perjuangan yang tiba langsung di bumi Flobamora.

​”Atas nama seluruh jajaran partai dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, kami menyampaikan penghormatan dan terima kasih yang mendalam,” Ungkap Yunus.

“Kehadiran RS Apung Laksamana Malahayati adalah manifestasi nyata dari kerja kerakyatan yang menyentuh langsung nadi kehidupan warga. DPD PDIP NTT beserta seluruh jajaran struktur partai di daerah siap mengawal penuh, bersinergi, dan memastikan setiap helai bantuan serta pelayanan medis ini sampai dengan tepat sasaran ke tangan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” lanjutnya.

Kemanusiaan di Atas Segala Perbedaan

​Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan yang juga Mantan Ketua Komisi IX DPR RI periode 2009–2014, dr. Ribka Tjiptaning, menegaskan bahwa kehadiran armada rumah sakit apung ini murni dilandasi oleh semangat kepedulian serta pengalaman panjang dalam memperjuangkan hak-hak kesehatan rakyat.

​”Saat bencana terjadi, nilai kemanusiaan dan keselamatan rakyat harus menjadi yang paling utama. Kedatangan Kapal Laksamana Malahayati ini kami hadirkan langsung ke tengah warga terdampak tanpa membeda-bedakan suku, agama, status sosial, maupun pilihan politik. Seluruh tim medis dan logistik siap melayani warga sampai kondisi pulih,” kata Ribka, sosok pakar kebijakan kesehatan publik tersebut.

​Di akhir penyampaiannya, Ribka memberikan pesan khusus kepada seluruh jajaran kader, tim medis, dan relawan BAGUNA yang bertugas di lapangan.

​”Saya minta kepada seluruh tim medis dan kader yang bertugas untuk tetap menjaga kekompakan, kerja sama, dan soliditas internal. Salurkan setiap bantuan dengan senyuman dan ketulusan. Biarlah kerja keras kita ini menjadi murni misi kemanusiaan yang membawa manfaat nyata dan ketenangan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di NTT,” pungkasnya.** (GM)

Sumber: Tim Humas DPD PDI Perjuangan NTT.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOMPAK Indonesia Dukung Kejagung Berantas Korupsi di PEMKOT Bekasi dan Blok Migas Jatinegara yang Sudah Dilaporkan ke KPK

    KOMPAK Indonesia Dukung Kejagung Berantas Korupsi di PEMKOT Bekasi dan Blok Migas Jatinegara yang Sudah Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Pusat pemerintahan Kota Bekasi diguncang aksi penggeledahan mendadak dan senyap oleh Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia. Operasi maraton yang menyasar instansi-instansi kunci pemungut pendapatan daerah hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini menyisakan suasana mencekam di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sejak pagi hingga sore hari, penyidik Korps Adhyaksa menyisir ruangan […]

  • Kejagung: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

    Kejagung: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Febrie Adriansyah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung pada Sabtu (11/7/2026). “Pada hari ini, Sabtu 11 Juli 2026, Bapak Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menerima pengunduran diri Bapak Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus,” kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna melansir […]

  • Yayasan Suara Timur Indonesia Apresiasi Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarno Puteri

    Yayasan Suara Timur Indonesia Apresiasi Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarno Puteri

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Membaca Pertemuan Presiden Prabowo dan Megawati Soekarnoputri Kamis 19 Maret 2026 JAKARTA STI.com – Di tengah badai ekonomi global yang tak menentu dan api geopolitik yang membara, dua tokoh bangsa bertemu dalam silaturahmi yang melampaui sekat politik praktis. Megawati Soekarnoputri, sang penyintas krisis pasca-Reformasi bertemu Presiden Prabowo Subianto yang saat ini sedang memikul beban sejarah. […]

  • PMKRI Timika Kumpulkan Rp 24 Juta untuk Korban Bencana Flores, Juita: Terima Kasih Warga Mimika

    PMKRI Timika Kumpulkan Rp 24 Juta untuk Korban Bencana Flores, Juita: Terima Kasih Warga Mimika

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    TIMIKA, suaratimurindonesia.com– Pengurus dan Anggota Perhimpunan Mahasiwa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santa Theresia Cabang Timika, Papua Tengah, pada Minggu-Senin (16-17/8/2026) menggelar aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana untuk membantu warga terdampak gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi penggalangan dana hari pertama dilakukan di lampu merah Budi Utomo, depan Timika Mall dan area Katedral […]

  • Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Bupati Welem Wandik Sikapi Kasus Pembunuhan Alias Papuagen

    Yayasan Suara Timur Indonesia Desak Bupati Welem Wandik Sikapi Kasus Pembunuhan Alias Papuagen

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jakarta – Yayasan Suara Timur Indonesia mendesak Bupati Tolikara, Welem Wandik untuk merespon dan membela korban pembunuhan bernama Alias Papuagen alias Korona Penggu pria berusia 19 tahun yang diduga dilakukan aparat Brimob setempat. Koroa Penggu adalah seorang warga sipil yang berasal dari Kampung Kimuggu, Distrik Telenggeme, Kabupaten Tolikara. Ketua Yayasan Suara Timur Indonesia, Martinho de […]

  • Warga Lapas Bisa Dilibatkan Dalam Program Makan Bergizi Gratis Play Button

    Warga Lapas Bisa Dilibatkan Dalam Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle OkminTV
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Cianjur, Okmintv.com – Kementerian HAM Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Lapas Cianjur. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan layanan terbaik bagi warga binaan lapas, Salah satu yang dilihat KemenHAM adalah aspek layanan makanan yang harus layak sebagai bentuk pemanuhan hak asasi manusia sebagai warga negara. Kedatangan Tim Kementerian HAM yang dipimpin Martinus Gabriel Goa selaku […]

expand_less