Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Aksi CSR » Menembus Bukit dan Jalan Terjal, JHL Foundation Terus Menyisir Pelosok Flores

Menembus Bukit dan Jalan Terjal, JHL Foundation Terus Menyisir Pelosok Flores

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGGARAI, suaratimurindonesia.com– Hari ketujuh penyaluran bantuan kemanusiaan Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai dengan perjalanan panjang dan medan yang tidak mudah.

Dari pagi hingga petang, tim kembali menyusuri desa-desa terdampak gempa, menembus bukit, jalan berbatu, tanjakan curam, hingga lubang-lubang besar demi memastikan bantuan sampai ke masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 70 paket bantuan disalurkan ke enam desa dan wilayah di Kabupaten Manggarai pada Kamis (27/8/2026). Penyaluran menjangkau Desa Lendak, Dusun Nanu, dan Kampung Timbu di Kecamatan Cibal Barat; Desa Bajak, Dusun Rujung Desa Ruis di Kecamatan Reok; Desa Golowatu di Kecamatan Wae Ri’i; serta Kelurahan Bangka Nekang di Kecamatan Langke Rembong.

Perjalanan menuju sejumlah titik menjadi tantangan tersendiri. Jalan yang sempit dan rusak membawa tim naik turun bukit dengan sisi jalan berupa jurang. Tanjakan berbatu dan lubang besar membuat kendaraan harus melaju perlahan dan ekstra hati-hati.

Tak jarang tim harus berhenti dan bertanya kepada warga setempat untuk memastikan arah desa yang dituju. Dalam perjalanan seperti itu, seluruh anggota tim ikut siaga agar bantuan yang dibawa tidak mengalami kendala sebelum tiba di lokasi.

Namun, medan berat bukan alasan untuk berhenti. Justru wilayah-wilayah seperti inilah yang menjadi perhatian JHL Foundation karena aksesnya tidak mudah dan masyarakatnya membutuhkan bantuan secara langsung.

Di Desa Bajak, Kecamatan Reok, misalnya, dampak gempa terlihat jelas. Sebagian besar rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan banyak yang hancur. Kondisi tersebut membuat kebutuhan masyarakat terhadap bantuan dasar masih tinggi.

Perjalanan hari ketujuh diawali dari Desa Lendak, Dusun Nanu, Kecamatan Cibal Barat, kemudian berlanjut ke Kampung Timbu. Dari sana, tim bergerak menuju wilayah Reok, sebelum melanjutkan perjalanan ke Golowatu dan Bangka Nekang.

Sehari sebelumnya, pada malam 26 Agustus, tim juga masih bergerak menyalurkan bantuan di Jalan Kemuning Atas, Kelurahan Batu, Manggarai.

Selama tujuh hari perjalanan, JHL Foundation telah menyusuri wilayah Manggarai Barat, Manggarai, hingga Manggarai Timur. Bantuan yang diberikan mencakup beras, mie instan, telur ayam, minyak goreng, susu, pakaian, selimut, terpal, karpet, serta kebutuhan dasar lainnya.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan senilai Rp 1,3 miliar yang disiapkan JHL Foundation untuk masyarakat terdampak gempa Flores, NTT.

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation), Jerry Hermawan Lo, mengatakan perjalanan tim ke pelosok merupakan bagian penting dari misi kemanusiaan JHL Foundation.

“Kalau jalan yang kita lewati sulit, kita bisa kembali ke kota. Tetapi warga yang kami datangi tidak punya pilihan untuk meninggalkan kondisi mereka begitu saja. Karena itu, kami memilih datang kepada mereka, sejauh apa pun dan sesulit apa pun kondisi jalannya,” ucapnya.

Menurut Jerry, bantuan akan lebih berarti ketika diberikan berdasarkan kondisi nyata masyarakat di lapangan.

“Kami ingin bantuan ini sampai kepada orang yang benar-benar membutuhkan. Karena itu kami tidak hanya menunggu di satu tempat. Kami berjalan, bertanya, masuk ke kampung-kampung, dan melihat sendiri keadaan masyarakat terdampak,” ungkap Jerry.

Di sepanjang perjalanan, tim juga bertemu warga yang masih tinggal di pengungsian, baik secara berkelompok maupun mandiri. Sebagian masih menghadapi kerusakan rumah dan belum sepenuhnya berani kembali ke tempat tinggal mereka.

Kehadiran tim JHL Foundation pun tidak hanya membawa paket bantuan. Di setiap titik, relawan berusaha berbincang dengan warga, memberikan semangat dan menghibur anak-anak maupun lansia yang masih merasakan dampak psikologis dari gempa.

Perjalanan panjang selama sepekan ini menjadi gambaran bahwa pemulihan Flores tidak hanya berlangsung di pusat kota atau lokasi pengungsian besar.

Di balik bukit, jalan rusak, dan kampung-kampung yang sulit dijangkau, masih ada warga yang menunggu bantuan dan berharap kehidupan mereka perlahan kembali normal. JHL Foundation memilih datang sejauh itu untuk menemui mereka.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misi Kemanusiaan PDI Perjuangan: Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati Tiba di Manggarai Bantu Korban Gempa NTT

    Misi Kemanusiaan PDI Perjuangan: Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati Tiba di Manggarai Bantu Korban Gempa NTT

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 11
    • 0Komentar

    MANGGARAI, suaratimurindonesia.com– Kemanusiaan mendahului segala perbedaan. Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan resmi berlabuh dan bersandar di Pelabuhan Kedindi, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (4/9/2026). ​Pelayaran melintasi samudera ini telah berlangsung sejak tahun 2023 dengan berkeliling wilayah Nusantara untuk merespons berbagai kejadian bencana alam, mulai dari […]

  • Jhon Gluba Gebze, Tokoh Papua Terus Dorong Petani Produktif Dengan Program Presiden Prabowo Subianto

    Jhon Gluba Gebze, Tokoh Papua Terus Dorong Petani Produktif Dengan Program Presiden Prabowo Subianto

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MERAUKE – Tokoh Papua, Jhon Gluba Gebze terus memberi dorongan kepada para petani untuk aktif dan produktif dalam gerakan menanam dalam menjemput program Presiden Prabowo tentang ketahanan Pangan dalam negeri. Salah satu yang saat ini ia dampingi yaitu Gerakan penanaman anggota mitra Gapoktan Pamong Tani Tabur Tuai Wasur II Merauke di Kelurahan Rimba Jaya Distrik […]

  • PADMA Indonesia Desak Polri Jangan Tutup Jejak TPPO Dalam Kasus Chatrine Rohi

    PADMA Indonesia Desak Polri Jangan Tutup Jejak TPPO Dalam Kasus Chatrine Rohi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, IndonesiaSatu.co– Lembaga Hukum dan HAM, Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia mendesak Polda Nusa Tenggara Timur bersama Bareskrim Polri mengusut tuntas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam kasus Chatrine Septiani Rohi, pekerja migran Indonesia asal Kota Kupang yang meninggal dunia di Malaysia. Dalam rilis kepada media ini, Senin (31/8/2026) PADMA menilai […]

  • KOMPAK Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Penanganan Perkara Tipikor Rp 49,8 Miliar di Ende

    KOMPAK Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Penanganan Perkara Tipikor Rp 49,8 Miliar di Ende

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Kejaksaan Negeri Ende telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU SG) pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2024. Kejaksaan Negeri Ende diketahui menerbitkan Sprindik Nomor: PRINT-03/N.3.14/FD.1/05/2025 tertanggal […]

  • Tokoh Papua Selatan, Jhon Gluba Gebze Sebut Jadikan Padi Jadi Program Strategis Masyarakat

    Tokoh Papua Selatan, Jhon Gluba Gebze Sebut Jadikan Padi Jadi Program Strategis Masyarakat

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    STI.COM – John Gluba Gebze, tokoh Papua Selatan memberikan dukungan dan harapan besar kepada masyarakat dengan menjalankan Program Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan Papua Selatan sebagai salah satu daerah potensial ketahanan Indonesia. Bermodalkan potensi lahan yang luas dan kerja keras masyarakat, potensi Padi di masyarakat yang di dampingi Jhon Gluba Gebze akan menjadikan rakyat mampu […]

  • KOMPAK Indonesia Desak Pengungkapan Orang Kuat Di Balik Korupsi Eks Jampidsus, hingga Ungkit Dugaan Kasus-Kasus Kakap di NTT saat Febrie Adriansyah Menjabat Kajati

    KOMPAK Indonesia Desak Pengungkapan Orang Kuat Di Balik Korupsi Eks Jampidsus, hingga Ungkit Dugaan Kasus-Kasus Kakap di NTT saat Febrie Adriansyah Menjabat Kajati

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaraindonesiatimur.com– Skandal korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dinilai sebagai potret nyata kejahatan struktural yang merambat dari hulu ekstraksi sumber daya alam hingga bermuara pada krisis penegakan hukum di Indonesia. Penuntasan kasus ini harus diungkap sejak hulu hingga hilir, di sisi lain kasus ini dibongkar tidak saja aktor lapangan […]

expand_less