Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Serap Aspirasi Warga saat Reses di Flotim, Ana Waha Kolin: Ini Amanah yang Akan Kami Kawal dan Perjuangkan

Serap Aspirasi Warga saat Reses di Flotim, Ana Waha Kolin: Ini Amanah yang Akan Kami Kawal dan Perjuangkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LARANTUKA, suaratimurindonesia.com– Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi PKB, Ana Waha Kolin kembali menyapa dan menyerap aspirasi warga di Dapilnya saat menggelar Reses di Kabupaten Flores Timur (Flotim).

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi NTT itu mengaku hampir di setiap titik reses yang dikunjungi, ia menerima beragam masukan dan aspirasi yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Saat menggelar reses di Desa Hurung, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Senin (29/6/2026), Ana mengaku mengapresiasi antusiasme masyarakat yang secara terbuka menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengapresiasi antusiasme dan partisipasi masyarakat Flores Timur yang telah menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung. Semua masukan ini akan menjadi perhatian serius dan akan kami perjuangkan di DPRD Provinsi NTT agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah sesuai kewenangannya,” ujar Ana melansir porosnttnews.com

Ana menyebut, salah persoalan yang disampaikan masyarakat yakni belum meratanya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.

“Masyarakat mempertanyakan mengapa masih banyak sekolah yang belum menikmati program MBG. Padahal, di Flores Timur direncanakan terdapat sekitar 70 dapur MBG, namun hingga kini yang beroperasi baru sekitar 30 dapur. Mereka berharap program ini segera menjangkau seluruh sekolah,” katanya.

Selain itu, kata Ana, masyarakat juga mengeluhkan penempatan tenaga kesehatan berstatus PPPK Paruh Waktu yang hingga kini masih terkonsentrasi di Rumah Sakit Jiwa Naimata, Kota Kupang.

Ana menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi mengurangi pelayanan kesehatan di daerah.

“Masyarakat berharap agar para tenaga kesehatan dapat segera dikembalikan ke kabupaten dan kota masing-masing. Saat ini pelayanan kesehatan di puskesmas, pustu maupun polindes masih sangat membutuhkan tenaga medis untuk menangani berbagai persoalan seperti HIV/AIDS, penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir, stunting, ODGJ, hingga penyakit lainnya,” ungkapnya.

Menurut Srikandi PKB itu, target Pemerintah Provinsi NTT dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan akan sulit tercapai apabila distribusi tenaga kesehatan belum merata.

Selain sektor kesehatan, masyarakat juga menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan lainnya seperti perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, sumur bor, hingga fasilitas dasar yang menunjang aktivitas ekonomi.

“Aspirasi yang kami terima juga menyangkut pembangunan infrastruktur, kelangkaan dan kenaikan harga BBM, pemberdayaan ekonomi perempuan, rumah tidak layak huni, lampu penerangan jalan, hingga bantuan pembangunan rumah ibadah. Semua ini menyangkut kepentingan hidup masyarakat dan akan kami perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” komit Ana.

Ana mengatakan, Reses bukan sekadar memenuhi kewajiban sebagai anggota legislatif, melainkan menjadi ruang dialog yang mempertemukan harapan masyarakat dengan kebijakan pemerintah.

Ia berkomitmen, seluruh aspirasi yang diterimanya selama masa reses akan dirangkum dan dibawa ke pembahasan DPRD Provinsi NTT sebagai bahan rekomendasi kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

“Reses adalah ruang bagi kami untuk mendengar langsung suara rakyat. Aspirasi yang disampaikan masyarakat Flores Timur merupakan amanah yang akan kami kawal agar dapat diwujudkan menjadi kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Ana.*** (CM)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gapoktan Tabur Tuai dan Tim Mitra Siap Wujudkan Merauke jadi Lumbung Pangan

    Gapoktan Tabur Tuai dan Tim Mitra Siap Wujudkan Merauke jadi Lumbung Pangan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MERAUKE, suaratimurindonesia.com– Segenap petani dari beberapa kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Tabur Tuai” bersama segenap tim mitra, berkomitmen untuk menjadikan Merauke sebagai lumbung pangan di Provinsi Papua Selatan. Komitmen tersebut dibuktikan dengan kegiatan penanaman selama beberapa hari sejak penanaman perdana pada Rabu (17/6/2026) lalu. Penanaman itu dilakukan oleh anggota team Mitra […]

  • Gubernur NTT Apresiasi JHL Foundation: Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Gempa Flores

    Gubernur NTT Apresiasi JHL Foundation: Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Gempa Flores

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MANGGARAI, suaratimurindonesia.com– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Yayasan JHL Merah Putih Kasih( JHL Foundation) yang selama hampir sepekan bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa Flores. Pertemuan tim JHL dan Gubernur NTT berlangsung pada Kamis dini hari (27/08/2026) di BPBD Ruteng, setelah Gubernur melakukan pertemuan dengan Bupati […]

  • Presiden AMMAN Flobamora: Singkirkan Para Benalu dan Penjilat yang Ada di Lingkaran Kekuasaan

    Presiden AMMAN Flobamora: Singkirkan Para Benalu dan Penjilat yang Ada di Lingkaran Kekuasaan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Bapak Presiden Prabowo adalah pemimpin yang menurut keyakinan saya adalah sosok seorang pemimpin yang tulus, berniat baik ingin membangun bangsa ini. Beliau telah melewati berbagai fase dalam hidupnya dan kini beliau mendedikasikan hidup, tenaga, pikiran, serta pengalamannya untuk kepentingan dan kemajuan Bangsa Indonesia. Beliau tentu tidak akan bisa bekerja sendiri, beliau harus didukung […]

  • Warga Lapas Bisa Dilibatkan Dalam Program Makan Bergizi Gratis

    Warga Lapas Bisa Dilibatkan Dalam Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Cianjur, STI.com – Kementerian HAM Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Lapas Cianjur. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan layanan terbaik bagi warga binaan lapas, Salah satu yang dilihat KemenHAM adalah aspek layanan makanan yang harus layak sebagai bentuk pemanuhan hak asasi manusia sebagai warga negara. Kedatangan Tim Kementerian HAM yang dipimpin Martinus Gabriel Goa selaku […]

  • Gubernur Melki Resmi Lantik Fransiskus Sales Sodo jadi Sekda NTT

    Gubernur Melki Resmi Lantik Fransiskus Sales Sodo jadi Sekda NTT

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KUPANG, suaratimurindonesia.co– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melantik Fransiskus Sales Sodo sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT yang berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Jumat (28/8/2026) petang. Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 96/TPA tanggal 21 Agustus 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan […]

  • KemenHam RI Sebagai Anggota Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kawal Ketat Perkara TPPO di Kejati NTT

    KemenHam RI Sebagai Anggota Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kawal Ketat Perkara TPPO di Kejati NTT

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA, suaratimurindonesia.com– Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini masih termasuk wilayah kategori Darurat Perdagangan Manusia (Human Trafficking). Fakta membuktikan bahwa di NTT belum nampak jelas sense of Darurat Human Trafficking apalagi aksi nyata. Namun demikian, patut diapresiasi langkah penegakan hukum Tindak Pidanan Perdagangan Orang (TPPO) oleh jajaran Direktorat PPA dan PPO Polda NTT yakni dari […]

expand_less