Sakarias Damamain Sebut Bupati MBD Anak Emas Jaksa Agung
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 11 Mei 2026
- visibility 271
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA- Tokoh Maluku Barat Daya (MBD), Sakarias Damamain menyebut Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach adalah anak emasnya pihak Kejaksaan Agung. Pasalnya, kasus-kasus yang dilaporkan masyarakat terkait dugaan Korupsi belum juga ditindaklanjuti Kejagung.
“Satu – satunya Bupati di Indonesia yang tidak bisa tersentuh hukum walaupun kejaksaan Tinggi didemo berkali-kali soal kasus korupsi dana penyertaan modal pemerintah daerah ke PT Kalwedo (BUMD) sebesar 8.5 milyar, tak pernah diperiksa sekali pun. Padahal rekannya yang korupsi hanya 1.5 milyar dana penyertaan modal, tanpa dilaporkan dan didemo, aparat kejaksaan tinggi Maluku menjebloskannya ke penjarah”, Kata Zakarias kepada media di Jakarta pada senin (11/05).
Dia menjelaskan, perlakuan penerapan hukum yang berbeda inilah maka masyarakat Maluku Barat Daya menilai Bupati Benjamin Thomas Noach adalah anak emas Jaksa Agung RI. Dugaan anak emas ini semakin kuat atau keyakinan rakyat terhadap masalah tersebut.
“Kejagung, Jampidsus dan Jamwas itu laporan kami tidak diindahkan sama sekali bahkan menurut kami laporan tersebut masuk tong sampah. Masa iya sama – sama korupsi pos anggaran yang sama, yang nilai korupsi kecil 1.5 milyar masuk penjara, tapi yang nilai besar 8.5 milyar bebas berkeliaran di udara”,tegasnya.
Melihat respon penegakkan hukum seperti ini, menurutnya, pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah tegas salah satunya Parlemen jalanan dan pra peradilan.
“Kami sudah melakukan banyak langkah untuk desak penegak hukum, namun jika nanti perkembangannya tidak berjalan, maka aksi demo besar seperti rencana yang tertunda itu pasti dilakukan sekalian juga praperadilan Kejagung. Kami tidak main-main dengan kasus ini karena menyangkut kehidupan banyak orang di MBD apalagi presiden sangat mendukung penegakkan hukum kasus korupsi. (team)
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar